Tiga Tewas dalam Kebakaran Rumah dan Ruko di Pulogadung Jaktim, Polisi Selidiki Penyebab Api
Feryanto Hadi July 12, 2026 09:35 PM

 

Laporan Wartawan WARTAKOTALIVE.COM, Ramadhan L Q

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Kebakaran melanda kawasan permukiman padat di Kelurahan Pulogadung, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (12/7/2026) dini hari. Insiden tersebut menewaskan tiga orang, sementara seorang lainnya mengalami luka-luka.

Api menghanguskan sebuah rumah, toko kelontong, dan warung makan sebelum akhirnya berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran sekitar dua jam kemudian.

Kapolsek Pulogadung Kompol Gomos Simamora mengatakan penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab munculnya api.

"Masih dalam proses lidik (penyelidikan) untuk penyebab pasti kebakaran. Korban meninggal dunia ditemukan di dalam satu rumah," kata Gomos, Minggu.

Tiga Korban Ditemukan di Dalam Rumah

Ketiga korban meninggal diketahui berinisial ES (67), LF (40), dan RM (10).

Mereka ditemukan saat petugas melakukan proses pemadaman sekaligus penyisiran di lokasi kebakaran.

Jenazah para korban kemudian dievakuasi untuk proses identifikasi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Sementara itu, seorang korban lainnya mengalami luka-luka dan mendapatkan penanganan medis.

Usai proses identifikasi selesai, ketiga korban dimakamkan di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur.

Api Diduga Berasal dari Stopkontak

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur Abdul Wahid mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 03.00 WIB.

Petugas segera mengerahkan armada menuju lokasi karena api dengan cepat membesar di tengah permukiman yang padat bangunan.

"Sebuah musibah kejadian kebakaran melanda sebuah rumah, ruko, dan tempat usaha di kawasan permukiman padat," ujar Abdul Wahid.

Menurut hasil pemeriksaan awal, api diduga berasal dari korsleting listrik pada salah satu stopkontak.

Api kemudian membesar dan membakar rumah utama milik Samudi.

"Dugaan sementara api pertama kali muncul dari salah satu stopkontak, lalu dengan cepat menyebar ke bagian dalam rumah utama milik Bapak Samudi, sebelum akhirnya merembet ke bangunan warteg milik Bapak A dan toko kelontong di sisi kiri dan kanannya," jelasnya.

Meski demikian, dugaan tersebut masih akan dipastikan melalui penyelidikan lebih lanjut oleh kepolisian.

Api Berhasil Dipadamkan Dua Jam

Untuk menjinakkan kobaran api, Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan 14 unit mobil pemadam kebakaran beserta 60 personel.

Petugas berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke rumah-rumah lain yang jaraknya saling berhimpitan.

Setelah hampir dua jam melakukan pemadaman, api akhirnya berhasil dikuasai sekitar pukul 05.00 WIB.

Proses pendinginan kemudian dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

Peristiwa ini sempat membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Polisi bersama petugas pemadam kebakaran kini masih melakukan pendataan kerugian akibat kebakaran tersebut.

Sementara itu, garis polisi telah dipasang di lokasi untuk kepentingan penyelidikan.

Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan instalasi listrik di rumah guna mencegah terjadinya kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat penduduk.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.