SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Meski saat ini cuaca sedang panas, namun tak menyurutkan para petani di Kota Prabumulih untuk terus berinovasi.
Satu di antaranya dilakukan Heru yang berhasil menanam semangka hingga panen besar.
Heru menanam buah semangka di lahan seluas sekitar 1,5 hektare di kawasan Jalan Kambang Iwak, tak jauh dari Pesantren Imam Al Albani, Kelurahan Tanjung Raman, Kecamatan Prabumulih Selatan, Kota Prabumulih.
Kepada Sripoku.com Minggu (12/7/2026), Heru berbagi tips untuk menanam buah semangka di tengah cuaca panas.
Menurut Heru, buah semangka memang menyukai iklim panas dan kering dengan tanah yang gembur berpasir, namun tetap membutuhkan penyiraman.
Baca juga: Sawah Mulai Retak, Petani OKU Timur Rogoh Kocek hingga Rp1 Juta Demi Cegah Gagal Panen
"Untuk memilih lahan kita benar-benar selektif, lahan yang cocok itu gembur berpasir dan kita lihat jauh tidak dari sungai sehingga kita bisa sedot air untuk melakukan penyiraman rutin," ungkap Heru ketika dibincangi.
Pemilihan lahan, kata Heru, sebaiknya disurvei terlebih dahulu apakah ada sungai terdekat atau tidak, disebabkan lahan yang tidak terlalu jauh dari sungai biasanya subur.
"Makanya kita tanam di beberapa lahan kita selalu melihat kondisi apakah ada aliran sungai atau tidak," bebernya seraya menyebut hal itu disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing.
Heru menuturkan, di lahan seluas 1,5 hektare dirinya biasa memanen semangka sebanyak 25 ton dan di lahan yang baru ia garap tersebut sudah ketiga kalinya panen.
"Kalau awal kita buka lahan mungkin butuh waktu tiga bulan untuk panen karena land clearing dan persiapan membutuhkan waktu sebulan," katanya.
Lebih lanjut Heru mengaku, menanam semangka tidak semudah yang dibayangkan banyak orang karena butuh keuletan mulai dari proses pemupukan, penyiraman dan pemilihan buah yang akan dibesarkan.
"Penyiraman biasanya dua kali dalam sehari, terus pupuk ada beberapa macam seperti pupuk agar subur, pupuk agar buah manis dan besar, pupuk agar daun hijau dan lainnya. Pemilihan buah juga dilakukan karena dalam satu buah biasanya banyak dan kita pilih cukup dua dalam satu batang sehingga pertumbuhan fokus," tuturnya.
Disinggung terkait hasil, Heru mengaku dalam setiap panen pihaknya bersyukur bisa mengembalikan modal bahkan bisa mendapat untung cukup besar.
"Kalau ditanya untung atau tidak tanam semangka, alhamdulilah modal balik dan untung. Biasanya kita jual ke agen buah langsung, namun ini kita buka wisata petik langsung oleh masyarakat," bebernya dirinya memiliki beberapa lahan semangka di Prabumulih.