Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Terduga pelaku peledakan baru mengontrak dua bulan di Kampung Gunung Koneng, Kelurahan Cilembang, Cihideung, Kota Tasikmalaya, Minggu (12/7/2026).
Lokasi kontrakan terduga pelaku inisial A tidak besar, cat rumah berwarna putih dengan balutan warna biru pada pintunya.
Selain itu, area kontrakan pun berada di dalam gang sempit hanya berukuran satu unit motor.
Namun, pengurus RT maupun RW tidak tahu-menahu asal usul terduga pelaku hingga diamankan Densus 88 Antiteror pada Minggu (12/7/2026).
"Informasinya baru ngontrak dua bulan, dan istrinya juga dagang di pasar," ucap warga sekitar Yedi kepada TribunPriangan.com.
Baca juga: Polisi Amankan Tiga Orang dan Barang Bukti Seusai Ledakan di Dadaha Tasikmalaya
Baca juga: Densus 88 Tangkap Mantan Anggota JAD Terkait Ledakan di Tasikmalaya
Selain itu, menurut warga sekitar keseharian terduga pelaku tertutup dan jarang berbaur dengan masyarakat di area kontrakan.
"Terduga pelaku juga pedagang tapi orangnya tertutup, dan setiap pulang dagang langsung ke rumah. Karena jarang bersosialisasi di lingkungan sekitar," jelasnya.
Diketahui, penangkapan A ini bermula dari cekcok dengan pedagang tahu gejrot di kawasan Komplek Dadaha Kota Tasikmalaya pada Sabtu (11/7/2026) malam.
Akan tetapi, cekcok ini berujung pada peledakan yang diduga dibawa pelaku inisial A ke lokasi kejadian.
Warga di sekitar pun berhamburan dan panik karena mendengar adanya ledakan.
Baca juga: Breaking News - Densus 88 Geledah Sebuah Rumah di Cilembang Kota Tasikmalaya
Usai kejadian, petugas gabungan melakukan olah TKP dan ditemukan beberapa barang bukti yang dicurigai hingga akhirnya mengamankan A untuk pemeriksaan lebih lanjut.(*)