TRIBUNSUMSEL.COM -- Air mata mengiringi kepergian komedian senior Temon yang mengembuskan napas terakhirnya pada Minggu (12/7/2026) pagi.
Di tengah suasana duka, sang sahabat sekaligus rekan duet melawaknya, Jarwo Kwat, membeberkan kenangan serta momen-momen terakhir kebersamaan mereka sebelum Temon berpulang.
Jarwo Kwat mengungkap dirinya sempat bertemu dengan Temon tiga minggu sebelum sahabatnya tersebut berpulang.
Saat itu, kata Jarwo Kwat, Temon sempat memberikan penampilan terakhirnya di atas panggung yang kini dinilai sebagai sebuah isyarat perpisahan.
Jarwo Kwat mengungkapkan dirinya saat itu satu panggung dengan Temon dalam sebuah acara yang digelar Ancol pada 21 Juni 2026.
"Kita baru panggung acara kemarin tuh yang di... Pasar Seni Ancol. Tanggal 21 Juni tiga minggu yang lalu," kata Jarwo Kwat di rumah duka kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Minggu.
Menurut Jarwo, dalam acara tersebut, Temon didapuk menjadi seorang pengisi acara.
Meski dalam kondisi kurang fit, Temon tetap profesional dan berhasil mengocok perut para penonton yang hadir.
"Tampil terakhir, dia tampil lucu banget ya. Mungkin itu salah satu isyarat kali ya, teman-teman semua penonton semua senang gitu. Dan ya sekarang sudah pulang," ucap Jarwo dengan nada sedih.
Lebih lanjut, Jarwo Kwat yang merupakan Ketua Umum PASKI tidak menampik ada perubahan yang cukup signifikan dari kondisi fisik Temon saat tampil di Ancol.
Jarwo melihat tubuh rekan seprofesinya itu sudah mulai melemah.
Tak hanya fisik, daya ingat Temon pun diakui Jarwo sudah mulai menurun.
"Iya panggung terakhir untuk kalau nggak salah 21 Juni itu panggung terakhir almarhum beliau. Dan kita nggak nyangka..." ujar Jarwo.
"Memang pas tampil juga udah mulai agak lemah ya, terus kemudian daya ingatnya juga sudah berkurang, fisiknya juga sepertinya sudah nggak maksimal kayak sebelumnya," lanjut dia.
Saat itu, rekan-rekan komedian tidak menaruh curiga yang berlebihan dan hanya menganggapnya sebagai faktor kelelahan atau sakit biasa yang memang sudah lama diidap almarhum.
"Ya kita nggak tahu itu sebuah isyarat ya," ucap Jarwo lagi.
Terkait penyebab pasti meninggalnya pria yang dikenal lewat tandemnya bersama Cing Abdel ini, Jarwo Kwat menyebut adanya serangan jantung.
"Tapi ya katanya serangan jantung kalau nggak salah ya," kata Jarwo Kwat.
Kepergian komedian senior Temon meninggalkan duka mendalam bagi keluarga.
Putri kelimanya, Rika Irliani atau yang akrab disapa Rambu, mengenang sosok sang ayah sebagai pribadi yang tegas, penyayang, sekaligus selalu mengutamakan pendidikan anak-anaknya.
Saat ditemui di rumah duka di Kompleks Polri, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (12/7/2026), Rambu mengungkapkan salah satu pesan hidup yang paling membekas dari Temon.
Menurutnya, sang ayah selalu mengajarkan agar anak-anaknya tumbuh menjadi pribadi yang berguna bagi orang lain.
"Banyak pesannya, kemarin kayak harus 'jadi orang'. Jadi orang itu harus baik, jangan merepotkan orang," ujar Rambu.
Ia melanjutkan, Temon juga berulang kali mengingatkan agar anak-anaknya menjalani hidup dengan memberikan manfaat kepada sesama.
"Jangan jadi orang yang enggak berguna lah, pokoknya jadi orang yang bermanfaat saja bagi orang lain," katanya.
Rambu juga mengenang bagaimana ayahnya terlibat langsung dalam proses pendidikannya sejak kecil.
Menurutnya, Temon kerap membantu mengerjakan pekerjaan rumah hingga mengajari pelajaran sekolah ketika dirinya mengalami kesulitan.
"Bapak juga yang sering ngajarin dulu pas sekolah. Kalau ada PR, enggak tahu cara menyelesaikannya bagaimana, Papa yang ngasih tahu, Papa yang ngajarin," tuturnya.
Di mata Rambu, Temon bukan tipe ayah yang sering mengungkapkan kasih sayang melalui kata-kata. Namun, perhatian dan tanggung jawabnya selalu ditunjukkan melalui tindakan nyata.
"Ayah sosok yang ya hebatlah," ucapnya singkat.
(*)
(*)