Masa Tunggu Haji Capai 48 Tahun, Gerakan Yuk Haji Imbau Anak Muda Mulai Menabung Awal
Muhamad Syarif Abdussalam July 12, 2026 11:11 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Muslim Pro melakukan survei terkait ketidakpastian ekonomi saat ini yang ada sebanyak 83 persen responden menempatkan pendapatan yang tak menentu sebagai batu sandungan utama dalam menjaga konsistensi menabung haji, jauh melampaui faktor literasi keuangan yang hanya mencapai 12 persen.

Temuan ini menunjukkan bahwa masalah sesungguhnya bukan terletak pada ketidakpahaman pentingnya perencanaan, melainkan bagaimana menjaga konsistensi di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif, bahkan ketika ibadah haji tetap menjadi prioritas spiritual yang tak tergoyahkan.

Muslim Pro pun bersama Maybank Indonesia menghadirkan gerakan #YukHaji dalam gelaran kajian akbar 'langkah baik' di Allwynn Ballroom, Jakarta, Minggu (28/6/2026) dan dihadiri ratusan peserta muda.

Gerakan #YukHaji, sebuah inisiatif yang mengajak umat Muslim mulai mempersiapkan ibadah haji lebih awal melalui kebiasaan finansial yang praktis dan kesiapan spiritual. Hadir pula ustaz Denis Lim dan penyanyi sekaligus penulis lagu, Kunto Aji sebagai salahsatu inisiatif utama mendorong masyarakat mengambil langkah nyata menuju Baitullah. 

Selain itu, Amanah Pro turut memperkenalkan program giveaway umrah bulanan ke pengguna yang memenuhi syarat. Pemerintah belakangan ini berhasil memangkas masa tunggu di beberapa daerah menjadi sekitar 26 tahun, di wilayah lain antrean masih ada mencapai 48 tahun, sehingga menjadi peringatan bagi semua bahwa mengamankan porsi haji sekarang bukan lagi soal sabar mengantre, tetapi wajib dibarengi perencanaan matang bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun sebelum berangkat.

Group Managing Director sekaligus CEO Muslim Pro, Nafees Khundker menegaskan hasil survei tersebut merefleksikan urgensi akan solusi keuangan yang adaptif dengan realitas ekonomi masyarakat. 

"Bagi mayoritas Muslim, ibadah haji selalu menjadi prioritas utama. Tantangan sesungguhnya adalah menjaga konsistensi menabung di tengah pendapatan yang fluktuatif setiap bulannya," ujar Nafees, Minggu (12/7/2026).

Dia juga menyebut pihaknya melihat pertumbuhan minat pengguna yang besar tidak hanya pada panduan spiritual, tetapi
juga pada solusi perencanaan masa depan. Lewat Amanah Pro, mereka hadir untuk mempermudah langkah awal generasi muda agar rencana ibadah mereka dapat segera diwujudkan secara nyata.

"Melalui gerakan #YukHaji inilah, hambatan finansial dan panjangnya masa antrean tersebut coba diurai satu per satu. Format penyampaian edukasinya pun sengaja dikemas berbeda dari seminar konvensional," katanya.

Ustaz Denis Lim sempat membahas persiapan ibadah haji dari sudut pandang yang holistik, semisal menekankan bahwa niat, kesiapan spiritual, dan perencanaan yang disiplin bukanlah tahapan yang terpisah, melainkan bagian yang saling terhubung dalam perjalanan menuju Baitullah. Program itu juga menghadirkan diskusi interaktif yang memungkinkan peserta berbagi pertanyaan, refleksi, dan aspirasi pribadi. 

Dalam tausiyahnya, ustaz Denis Lim mengajak para peserta untuk memandang haji sebagai perjalanan seumur hidup yang dimulai niat yang tulus, bukan menunggu mapan secara finansial semata. 

"Banyak orang mengira persiapan haji baru dimulai saat uangnya sudah terkumpul. Padahal, persiapannya dimulai jauh lebih awal, yaitu dari niat. Kita tidak pernah tahu kapan Allah akan mengundang kita ke Rumah-Nya, tetapi setiap ikhtiar tulus yang kita lakukan hari ini, sekecil apa pun itu adalah bagian dari persiapan menuju ke sana. Jangan menunggu momen yang sempurna untuk memulai. Mulailah hari ini, dan biarkan setiap langkah membawa kita lebih dekat ke Baitullah," ujarnya.

Peserta juga diarahkan untuk mengubah niat menjadi tindakan nyata lewat pembukaan rekening Amanah Pro di lokasi. Langkah instan ini didorong oleh tingginya faktor kepercayaan publik, di mana survei Muslim Pro mencatat 58 persen responden menempatkan transparansi dan kepatuhan syariah sebagai syarat mutlak.

Amanah Pro sebagai platform Islamic Banking-as-a-Service (iBaaS) pertama di Indonesia, hadir sebagai solusi tabungan yang tepercaya dan dikelola ketat sesuai prinsip keuangan Islam, memudahkan anak muda menabung secara fleksibel sesuai kapasitas finansial mereka tanpa tekanan komitmen dana awal yang besar.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.