SERAMBINEWS.COM, PIDIE JAYA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) XXIX Universitas Syiah Kuala Kelompok 56 resmi memulai kegiatan pengabdian masyarakat di Gampong Mesjid Ulim Baroh, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya, 7 Juli 2026. KKN XXIX mengusung tema "Penguatan Capacity Development Kebencanaan Melalui KKN di Wilayah Pascabencana", yang bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana melalui edukasi, pemberdayaan, dan kolaborasi dengan pemerintah gampong serta masyarakat.
Rangkaian kegiatan hari pertama diawali dengan perjalanan menuju Kantor Bupati Pidie Jaya untuk mengikuti prosesi serah terima mahasiswa KKN kepada pemerintah daerah. Setelah itu, mahasiswa melanjutkan kegiatan ke Kantor Camat Ulim untuk menerima arahan dan pembekalan mengenai pelaksanaan KKN. Usai pembekalan, setiap kelompok diberangkatkan menuju gampong penempatan masing-masing untuk memulai kegiatan pengabdian.
Kelompok 56 ditempatkan di Gampong Mesjid Ulim Baroh dengan bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Novi Susilawati, S.I.Kom., M.I.Kom. serta didampingi oleh Koordinator Lapangan (KOSI) Ns. Sri Novitayani, MNS.
Kelompok ini dipimpin oleh Muhammad Desrian Hafizh Okfin dari Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, yang menjabat sebagai Ketua Kelompok. Jabatan Sekretaris diemban oleh Chintya Laura dari Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Bidang Publikasi dan Dokumentasi (Pubdok) dipercayakan kepada Dhia Fahira dari Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, bersama Muhammad Fauzan Ramadhan dari Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian.
Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) diisi oleh Najwa Alya Ulhaq dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia serta Zikratul Amelia dari Program Studi Seni Drama, Tari, dan Musik, yang keduanya berasal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Sementara itu, Adinda Siti Hartanty dari Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, dipercaya sebagai Bendahara kelompok 56.
Pada malam harinya, mahasiswa Kelompok 56 melaksanakan silaturahmi dengan Keuchik Gampong Mesjid Ulim Baroh sebagai bentuk perkenalan sekaligus koordinasi awal dengan pemerintah gampong. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun komunikasi dan kerja sama guna menyukseskan seluruh program kerja yang akan dilaksanakan selama masa KKN.
Baca juga: Pemkab Pidie Jaya Usulkan Perbaikan Sarana di Tujuh Gampong, Kini Tim PRRP Lakukan Verifikasi
Melalui KKN XXIX ini, Kelompok 56 berkomitmen mengimplementasikan tema "Penguatan Capacity Development Kebencanaan Melalui KKN di Wilayah Pascabencana" melalui berbagai program yang berfokus pada peningkatan kapasitas masyarakat dalam mitigasi dan kesiapsiagaan bencana, serta didukung kegiatan di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, pemerintahan, dan pemberdayaan masyarakat.
Diharapkan seluruh program yang dilaksanakan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Gampong Mesjid Ulim Baroh sekaligus memperkuat sinergi antara Universitas Syiah Kuala, pemerintah gampong, dan masyarakat dalam mewujudkan desa yang tangguh terhadap bencana.(rel/*)