- Polemik dugaan penganiayaan asisten rumah tangga (ART) yang menjerat mantan istri Andre Taulany, Rien Wartia Trigina alias Erin masih bergulir.
Baru-baru ini, pihak Herawati selaku terduga korban justru menawarkan opsi damai atau restorative justice terhadap ibu tiga anak itu.
Menanggapi hal tersebut, kuasa hukum Erin, Ramzy Brata Sungkar lewat konferensi persnya buka suara.
Pihaknya mengaku tak tahu motif di balik ajakan damai tersebut.
"Saya justru baru tahu loh kalau ternyata pihak sana yang sekarang berkesan untuk damai. Saya enggak tahu itu. Kalau motifnya apa, saya enggak bisa berspekulasi ya," ujarnya, Sabtu (11/7/2026).
Ramzy sendiri memilih fokus pada prosedur hukum yang sudah dijalankan kini.
"Tapi kembali saya bilang tadi, proses hukum sudah dijalankan mari kita hormati. Kita ikuti proses hukum sebagaimana mestinya," tandasnya.
Disinggung motif adanya dugaan meminta uang di balik ajakan damai itu, Ramzy tak menutup kemungkinan.
"Ibu Erin enggak pernah ngomong begitu ya, dugaan ke sana ya. (Tapi dugaan sebagai kuasa hukum) oh iya pasti dong, apalagi arahnya. Kalau saya punya pemikiran ke sana ya," sambungnya.
Dikatakan pria berjenggot lebat ini, jika yang diinginkan hanya perdamaian semata, cukup dengan berpelukan dan bersalaman semua masalah usai.
"Kalau kita bicara berdamai, itu kan pasti ada syarat. Kalau berdamai itu hanya bersalaman dan berpelukan, saya yakinkan minggu depan sudah bisa terjadi. Tapi, pasti ada embel-embelannya," sindirnya.