Kedatangan Jokowi ke Museum Ketransmigrasian Bawa Berkah, Tingkatkan Jumlah Kunjungan
Noval Andriansyah July 13, 2026 01:19 AM

Tribunlampung.co.id, Pesawaran – Angka kunjungan ke Museum Ketransmigrasian Lampung yang terletak di Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, dilaporkan melonjak tajam sepanjang Semester I 2026.

Baca juga: Usai Dikunjungi Jokowi, Jumlah Pengunjung Museum Ketransmigrasian Lampung Meningkat

Tren kenaikan signifikan ini satu di antaranya dipicu oleh efek kedatangan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), ke museum tersebut pada akhir Juni lalu.

Kehadiran tokoh nasional tersebut dinilai membawa berkah karena memantik atensi besar dari publik dan media nasional, sehingga meningkatkan rasa penasaran masyarakat untuk datang langsung.

“Grafik pengunjung Semester I 2026 naik dibanding periode yang sama tahun lalu. Selain karena masifnya program edukasi sejarah, lonjakan wisatawan dan pelajar ini didorong oleh kunjungan Pak Jokowi akhir Juni kemarin, yang diikuti peliputan masif dari media televisi nasional,” kata Kepala UPTD Museum Ketransmigrasian Lampung, Syafriyadi, Sabtu (11/7/2026).

Syafriyadi menjelaskan, destinasi ini merupakan satu-satunya museum di Indonesia yang secara khusus mendokumentasikan visualisasi dan artefak sejarah program transmigrasi nasional.

Koleksi di dalamnya terbagi ke dalam enam kategori utama, mulai dari alat transportasi kuno, peralatan rumah tangga, hingga geografi sejarah.

Beberapa objek primadona yang kerap menyita perhatian warga antara lain sepeda ontel, bola besi pembersih lahan, lesung alu, hingga dokumen layang kekancingan.

Demi menggaet minat generasi muda dan merespons lonjakan kunjungan ini, pihak pengelola terus berinovasi lewat digitalisasi. Museum kini menyediakan katalog koleksi daring yang dapat diakses bebas melalui situs web resmi sebagai referensi awal.

Selain itu, program interaktif seperti agenda "Belajar di Museum" untuk siswa sekolah, festival kesenian tradisional Gejog Lesung, hingga seminar kajian sejarah terus digencarkan secara berkala.

Memasuki Semester II 2026, Museum Ketransmigrasian Lampung bahkan telah menyusun jadwal padat untuk memperluas jangkauan promosi.

Destinasi edukasi ini bersiap unjuk gigi dalam ajang regional Lampung Fair, serta terlibat aktif dalam pameran tematik tingkat nasional seperti Pameran Naskah Se-Sumatra dan Pameran Kain Se-Indonesia.

(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.