Dua Kontroversi Iringi Kelolosan Argentina ke Semifinal Piala Dunia 2026 - Selebrasi Lautaro Martinez Lolos dari Kartu Merah
Sasongko Dwi Saputro July 13, 2026 02:33 AM

THOMAS COEX/AFP
Para pemain Argentina merayakan kemenangan mereka dengan skor 3-1 atas Swiss pada perempat final Piala Dunia 2026.

BOLASPORT.COM - Kemenangan Timnas Argentina atas Swiss pada perempat final Piala Dunia 2026 diwarnai perdebatan terkait keputusan wasit Joao Pinheiro.

Timnas Argentina menang 3-1 melalui duel ketat sepanjang 120 menit di Stadion Kansas City, Amerika Serikat.

Kontroversi pertama tersaji usai Swiss mencetak gol penyeimbang melalui sepakan Dan Ndoye pada menit ke-67.

Swiss harus bermain dengan 10 orang pada babak kedua usai wasit Joao Pinheiro memberi kartu kuning kedua akibat diving.

Awalnya, ada duel perebutan bola yang membuat Breel Embelo terjatuh usai mengalami tekel oleh Leandro Paredes.

Wasit mengacungkan kartu merah kepada Leandro Paredes atas tindakannya tersebut.

Namun, pihak VAR memanggil sang wasit untuk segera memeriksa layar, karena Breel Embolo terlihat melakukan diving.

Setelah berdiskusi cukup lama, wasit memberikan kartu kuning kedua buat Breel Embolo.

Keluarnya Embolo bikin Swiss kehilangan momentum dan Argentina sukses mencetak dua gol kemenangan pada babak perpanjangan waktu.

Pelatih Swiss, Murat Yakin, mengaku kesal dengan keputusan wasit dan VAR atas kartu kuning kedua Breel Embolo.

"Sungguh tidak bisa diterima bahwa pertandingan itu direnggut dari kami begitu saja," ujarnya, dikutip BolaSport.com dari TyC Sports.

"Apa yang terjadi sungguh di luar nalar. Aturan itu merusak jalannya pertandingan. Sekali lagi saya tegaskan, tidak ada alasan untuk mengeluarkan kartu kuning itu."

"Saya tidak menyalahkanny (Embolo). Dia pemain yang sangat mengutamakan tim, dan dia sangat kecewa. Kesalahan wasit telah merugikan kami semua," terangnya.

Kontroversi kedua yang bikin perdebatan makin panas terjadi usai Lautaro Martinez mengunci kemenangan Argentina melalui gol ketiganya jelang laga berakhir.

Sang striker langsung berlari melompati papan iklan untuk merayakan gol bersama pendukung Argentina di tribune.

Aksi tersebut sebenarnya patut dipertanyakan, karena Lautaro Martinez sudah mengantongi satu kartu kuning.

Sementara selebrasi ke arah penonton bisa dikenakan sanksi kartu kuning oleh wasit menurut aturan Laws of the Game dari IFAB.

Artinya, Lautaro Martinez bisa saja menerima kartu merah usai momen tersebut.

Striker Inter Milan tersebut bisa absen pada semifinal melawan Inggris.

Namun, wasit Joao Pinheiro memilih tidak memberikan peringatan apa pun untuk Lautaro Martinez.

Meski begitu, aturan juga menjelaskan bahwa meninggalkan lapangan untuk merayakan gol tidak otomatis berujung kartu kuning, selama pemain segera kembali ke area permainan

Dikutip dari talkSPORT, seorang pemain bisa menerima kartu kuning saat merayakan gol apabila melakukan salah satu tindakan berikut:

  • Melepas baju atau menutupi kepala dengan baju.
  • Memanjat pagar pembatas dan/atau mendekati penonton dengan cara yang menimbulkan masalah keselamatan dan/atau keamanan.
  • Bertindak dengan cara yang provokatif, mengejek, atau menghasut.
  • Menutupi kepala atau wajah dengan masker atau barang serupa lainnya.

Keputusan sang wasit memicu perdebatan di media sosial dan bikin warganet terbelah atas situasi tersebut.

Di luar itu, Argentina akan bersiap menghadapi Inggris di babak semifinal Piala Dunia 2026.

Pemenang duel tersebut akan melaju ke final dan menunggu hasil antara Prancis dan Spanyol di semifinal lainnya sebagai lawan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.