– Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN, Wihaji, menyampaikan sebuah ajakan terbuka yang ditujukan bagi seluruh ayah di Indonesia menjelang dimulainya tahun ajaran baru sekolah.
Dalam tayangan resmi tersebut, Menteri Wihaji mengajak para orang tua, khususnya sosok ayah, untuk meluangkan waktu sejenak demi mengantarkan putra-putri mereka ke sekolah pada hari pertama masuk. Menurutnya, perjalanan singkat dari rumah menuju sekolah merupakan momen sederhana yang bernilai besar karena bisa menjadi memori indah serta kenangan yang diingat sang anak seumur hidupnya.
Ia menekankan bahwa obrolan singkat selama di perjalanan, pelukan hangat sebelum memasuki gerbang sekolah, hingga sekadar ucapan pemberi semangat merupakan bentuk perhatian yang sangat berharga. Hal-hal kecil tersebut dinilai mampu membuat anak merasa dicintai, didukung penuh, serta lebih dihargai oleh orang tuanya dalam menapaki jenjang pendidikan.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa peran seorang ayah tidak terbatas pada mencari nafkah saja, melainkan juga harus hadir secara nyata dalam menemani setiap proses tumbuh kembang anak. Kehadiran fisik serta perhatian penuh dari seorang ayah di hari pertama sekolah dinilai sebagai hadiah terbaik untuk memulai lembaran baru tahun ajaran baru ini.
Menutup arahannya, Menteri Wihaji juga menanggapi pertanyaan mengenai anak-anak yang dibesarkan tanpa kehadiran figur seorang ayah. Ia menegaskan bahwa peran tersebut tetap bisa digantikan oleh sosok ibu ataupun anggota keluarga lainnya, dengan semangat yang sama yaitu mendampingi anak demi meraih masa depan serta cita-cita mereka.