SURYAMALANG.COM, GRESIK - Aksi penyelamatan darurat mewarnai patroli malam personel Satlantas Polres Gresik di kawasan Jalan Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Petugas bergegas memberikan pengawalan prioritas setelah sebuah mobil Toyota Avanza mendadak menepi dan pengemudinya meminta pertolongan darurat medis.
Di dalam kabin mobil tersebut, seorang ibu asal Sidoarjo kedapatan tengah berjuang menghadapi proses persalinan yang kritis di tengah kepadatan lalu lintas.
Awalnya, seorang pengendara mobil panik saat melintas di Jalan Wahidin Sudirohusodo, sebab salah seorang penumpang di dalam mobil tersebut hendak melahirkan ketika sedang dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sina Gresik.
Peristiwa mendebarkan ini terjadi pada Sabtu, 11 Juli 2026 malam.
Mobil Toyota Avanza berwarna hitam itu mendadak menepi ke pinggir jalan usai melaju di depan kendaraan patroli kepolisian.
Sejurus kemudian, pengemudi mobil langsung membuka kaca jendela dan melambaikan tangan ke arah petugas sambil berteriak meminta pertolongan.
Melihat kode darurat tersebut, personel Satlantas Polres Gresik yang tengah melaksanakan patroli rutin langsung menghampiri kendaraan.
Saat diperiksa, petugas mendapati seorang ibu bernama Arfrida Anggraeni, warga asal Sidoarjo, sedang berjuang menghadapi proses persalinan di dalam kabin mobil.
Kondisinya saat itu sudah sangat darurat dan membutuhkan penanganan medis secepatnya.
Situasi di dalam kabin mobil ternyata sudah sangat kritis ketika petugas tiba untuk memeriksa.
“Saat kami cek, kondisi kepala bayi ternyata sudah mulai keluar. Tanpa pikir panjang, kami langsung mengambil tindakan darurat untuk melakukan percepatan dan pengawalan menuju rumah sakit Ibnu Sina Gresik,” ujar salah satu petugas yang berada di lokasi kejadian.
Petugas bertindak cepat dengan segera menyalakan sirine mobil patroli untuk membuka jalan di tengah kepadatan lalu lintas Kota Gresik malam itu.
Mobil Avanza yang membawa ibu hamil tersebut langsung dikawal dengan kecepatan tinggi menuju rumah sakit.
Baca juga: PKL Tak Mau Jauh dari Alun-alun Merdeka Kota Malang
Setibanya di depan Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Ibnu Sina, petugas kepolisian langsung bergerak cepat berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan memanggil tim medis untuk memberikan pertolongan pertama langsung di dalam mobil.
Belakangan diketahui, posisi bayi sempat tertahan oleh celana panjang yang dikenakan sang ibu saat proses persalinan darurat berlangsung di dalam kendaraan.
Berkat penanganan medis yang cepat dan tepat, kondisi ibu dan bayi akhirnya dilaporkan dalam keadaan sehat, dan kini keduanya mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Meskipun proses evakuasi berlangsung sangat menegangkan, kerja sama yang apik antara petugas kepolisian, petugas keamanan, dan tenaga medis rumah sakit membuat ibu dan bayi berhasil dievakuasi dengan selamat.
Merespons aksi penyelamatan tersebut, Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, menegaskan respons cepat yang dilakukan oleh personelnya di lapangan merupakan wujud nyata dari tugas pokok Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, terlebih dalam situasi darurat medis yang mengancam keselamatan jiwa, sudah menjadi kewajiban setiap anggota Polri" ujar AKP Nur Arifin.
"Kami harus selalu hadir dan siap sedia saat masyarakat membutuhkan bantuan,” imbuhnya.
Baca juga: PKL di Alun-Alun Merdeka Kota Malang Mulai Nyaman Berjualan
Pihaknya juga berharap aksi kemanusiaan yang spontan ini dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Di samping itu, Kasat Lantas turut memberikan imbauan kepada seluruh pengguna jalan agar tidak ragu atau segan meminta bantuan kepada petugas kepolisian apabila menghadapi kondisi darurat apa pun di jalan raya.