TRIBUNJAKARTA.COM - Persija Jakarta mengambil langkah berani melepas lima pemain muda binaannya ke tim Championship Persis Solo.
Lima talenta dari skuad Elite Pro Academy (EPA) U-20 itu adalah Ahmad Mujadid, Gabrieltus Alkevin, Theodore Evan Leeming, Oliver Leeming, dan Fandi Ahmad Muzaki.
Proses itu dilakukan Persija Jakarta agar para wonderkid itu mendapatkan pengalaman di level profesional bersama Persis Solo.
Dari lima nama tersebut, sorotan mengarah kepada Ahmad Mujadid.
Penyerang berusia 19 tahun itu datang dengan status mentereng setelah menjadi top skor sekaligus membawa Persija U-20 menjuarai EPA Super League 2025/2026.
Ahmad Mujadid, yang akrab disapa Jadid, tampil luar biasa sepanjang kompetisi EPA Super League musim lalu.
Striker kelahiran Solo tersebut mencatatkan 27 gol dari 29 pertandingan.
Catatan itu mengantarkannya menjadi pencetak gol terbanyak sekaligus berperan besar membawa Persija U-20 meraih gelar juara.
Kini, ia akan memulai babak baru bersama Persis Solo, klub dari kota kelahirannya, untuk merasakan atmosfer kompetisi sepak bola senior.
Jadid mengaku banyak bekal yang diperolehnya selama menimba ilmu di Persija Academy.
“Menjadi striker tajam bukan hanya soal mencetak gol, tetapi juga tentang kedisiplinan, kerja keras, dan kemauan untuk belajar dari setiap kesalahan,” ujar Jadid, dikutip dari laman Persija, Senin (13/7/2026).
Menurutnya, proses pembinaan di akademi Persija tidak hanya meningkatkan kemampuan bermain, tapi juga membentuk karakter sebagai pesepak bola profesional.
“Tim pelatih dan teman-teman satu tim selalu menanamkan mental pantang menyerah dan sikap profesional. Hal itu membentuk saya untuk tetap tenang, fokus, dan tajam di depan gawang,” katanya.
Keputusan diambil Persija agar para pemain muda memperoleh menit bermain dan pengalaman menghadapi persaingan di level profesional.
Bersama Persis Solo, kelima pemain itu diharapkan berkembang dari sisi teknik, pemahaman taktik, hingga kematangan mental dalam menghadapi kompetisi yang lebih kompetitif.
Setelah menjalani proses tersebut, mereka diproyeksikan kembali ke Persija dengan kualitas yang lebih matang sehingga mampu bersaing menembus tim utama.
Pelatih Persija U-20 musim 2025/2026, Furqon Alqatiri, meminta seluruh pemain memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin.
Ia berharap pengalaman bersama Persis Solo menjadi bekal penting untuk meningkatkan kualitas sekaligus menjaga nama baik Persija.
“Berikan yang terbaik dan ikuti arahan pelatih. Tetap jaga komitmen dan disiplin dalam setiap kesempatan," ujar Furqon.
"Intinya, jangan sampai membuat malu Persija karena mereka tetap membawa nama klub."
"Harapannya, mereka dapat mengharumkan nama Persija dan ketika kembali nanti, mereka sudah lebih siap untuk bermain di tim utama,” ujar Furqon.
Kelima pemain juga diingatkan agar tetap disiplin, bekerja keras, serta mengikuti arahan tim pelatih selama menjalani proses pengembangan di level senior.
Baca juga: 5 Fakta Kecelakaan Maut Pikap Rombongan Pengantin Ditabrak 2 Truk di Pantura, Sopir: Saya Gak Tega
Baca juga: Kecelakaan Hari Ini di Jalan Tol: Tragedi Beruntun di JORR & Jagorawi, Ada Truk Terperosok di Parit
Baca juga: Kecelakaan di Depan Gedung DPR RI, Mobil Oleng Hantam Separator, Korban Dibawa ke RS