Kulineran Pagi di Manado: Ide Seru Isi Liburan Keluarga dan Akhir Pekan
Tim TribunStyle July 13, 2026 09:44 AM

Liburan ke Manado bareng keluarga? Yuk, intip 3 kuliner sarapan khas yang bikin akhir pekan Anda tak terlupakan. Baca selengkapnya di sini!

TRIBUNSTYLE.COM, MANADO - Memulai pagi hari di Kota Manado saat libur akhir pekan bareng keluarga menyajikan keindahan tersendiri. Tidak ada momen yang lebih hangat untuk mengawali petualangan selain menyantap hidangan sarapan khas setempat yang siap memanjakan lidah seluruh anggota keluarga.

Bagi Anda yang sedang menghabiskan waktu liburan di sini, mencari deretan kuliner ini sangatlah mudah. Cukup susuri pasar tradisional, pusat kuliner, atau tenda-tenda pinggir jalan yang ramai menjajakan hidangan segar sejak matahari terbit.

KULINER - Nasi Kuning Khas Manado. (Sripoku.com/KSMTour.com)

Berikut tiga rekomendasi sarapan ikonik khas Manado yang wajib dicoba bersama keluarga tercinta:

1. Nasi Kuning Manado yang Melegenda

Berbeda dengan daerah lain, Nasi Kuning Manado punya keunikan luar biasa karena disajikan dengan taburan irisan ikan cakalang serta daging sapi yang diolah dalam potongan kecil-kecil. Dilengkapi telur rebus dan bumbu kaya rempah, nasi ini semakin autentik karena dibungkus menggunakan daun woka (sejenis janur).

  • Rekomendasi Tempat: Untuk sarapan, Anda bisa mengunjungi kawasan Wakeke, Kampung Kodo, Rumah Makan Saroja, atau Rumah Makan Selamat Pagi.
  • Alternatif Lain: Jika ingin menikmati suasana malam hingga subuh, puluhan penjual nasi kuning juga bertaburan menggelar lapak di kawasan Komo.

2. Tinutuan (Bubur Manado) yang Segar dan Gurih

Dikenal luas di seluruh Indonesia, Tinutuan adalah pilihan sarapan sehat yang sangat ramah untuk keluarga. Kuliner ini terbuat dari campuran bubur beras, jagung, singkong, labu, serta aneka sayuran hijau seperti kangkung, bayam, kemangi, dan daun gedi khas Manado.

Baca juga: Bikin Turis Manado Takjub! Eksotisme Gua Kete Kesu di Pantanakan Lolo, Kesu, Toraja Utara, Sulsel

Rasanya yang gurih dan segar berpadu sempurna saat disantap bersama nike (perkedel ikan kecil), bakwan, atau ikan cakalang fufu (cakalang asap) ditambah siraman sambal roa.

  • Rekomendasi Tempat: Jika hotel tempat menginap tidak menyediakannya, ajak keluarga ke Jalan Wakeke. Di sana ada puluhan warung makan, mulai dari yang sederhana hingga mewah, yang khusus menawarkan menu tinutuan.

3. Renyahnya Pisang Goreng Dabu-Dabu

Jika mengira ini sekadar pisang goreng biasa, Anda keliru. Di Manado, pisang goreng bertekstur kering dipadukan secara unik dengan cocolan sambal dabu-dabu yang pedas menggigit. Ada dua jenis pisang legendaris yang wajib dicoba:

  • Pisang Sepatu: Memiliki tekstur kesat, tidak lembek, dan bercita rasa manis. Jangan kaget jika mendengar warga lokal memesan "sepatu" di warung kopi!
  • Pisang Goroho: Pisang khas yang justru digoreng saat belum masak hingga menghasilkan tekstur yang sangat garing.
  • Rekomendasi Tempat: Kawasan kuliner Sabuah Bulu di Malalayang menjadi spot terfavorit. Ratusan kios di sana siap menemani momen akhir pekan Anda bersama keluarga dengan suguhan pisang goreng hangat, secangkir kopi, dan pemandangan pantai yang menawan.

( Sripoku.com / Hendra Kusuma / Tribunstyle.com / Selviana Safitri ) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.