‘Selalu Terlihat Sedang Minum’ - Roy Keane, Ian Wright & Gary Neville Tanggapi Komentar ‘Sour Grapes’ dari Ayah Erling Haaland Setelah Alf-Inge Klaim Wasit ‘Mencuri’ Kemenangan Norwegia atas Inggris
Budi Santoso July 13, 2026 09:42 AM

Kemenangan dramatis Inggris atas Norwegia di perempat final Piala Dunia memicu perang komentar di luar lapangan, dengan Alf-Inge Haaland meluapkan kemarahannya terhadap keputusan wasit di Miami. Ayah dari bintang Manchester City, Erling Haaland, menulis di media sosial bahwa tim Tiga Singa “diselamatkan” oleh wasit, yang kemudian memunculkan tanggapan tajam dari para pundit seperti Roy Keane, Ian Wright, dan Gary Neville.

Wrighty membalas tudingan ‘sour grapes’

Setelah Alf-Inge dengan nada sarkastik memberi selamat kepada wasit Clement Turpin di media sosial, legenda Arsenal Ian Wright menilai bahwa Norwegia hanya bisa menyalahkan diri sendiri atas kekalahan 2-1 mereka di Stadion Hard Rock.

Berbicara dalam acara Stick to Football yang dipersembahkan oleh Sky Bet, Wright menolak keluhan dari keluarga Haaland. “Apakah itu rasa tidak terima dari Alf-Inge Haaland, dengan mengatakan selamat kepada Bellingham dan wasit? Menurut saya itu komentar yang sedikit rendah darinya,” ujar Wright.

Ia kemudian menanggapi tudingan terkait gol yang dianulir, menambahkan: “Dia pasti tidak bicara soal itu, karena itu jelas dorongan yang konyol [dari Haaland]. Pada momen itu, dia lebih tinggi enam atau tujuh inci, mengapa harus seagresif itu? Itu pelanggaran besar. Tidak bisa dibicarakan seolah tidak ada apa-apa.”

Keane mempertanyakan kejernihan pikiran Alf-Inge

Legenda Manchester United, Roy Keane, memberikan pandangan yang sedikit lebih seimbang soal kepemimpinan wasit, namun tetap melontarkan sindiran pribadi kepada Haaland senior. Keane mengakui bahwa beberapa keputusan memang menguntungkan Inggris, tetapi itu bukan alasan untuk menyalahkan hasil akhir.

“Saya rasa wasit memang memberikan banyak keputusan 50-50 untuk Inggris. Saya tidak bicara soal keputusan besar. Ia tampak lebih condong ke Inggris, dan itu bisa terjadi dalam sebuah pertandingan. Tapi saya tidak akan bilang ‘Norwegia dirugikan’. Sama sekali tidak. Hanya saja ada beberapa keputusan yang bisa saja berjalan sebaliknya,” jelas Keane.

Ia menambahkan dengan nada sinis: “Apakah dia akan ingat pertandingan itu? Karena dia (ayah Haaland) selalu terlihat sedang minum alkohol di pertandingan. Serius, iya! Kalau kamu minum, kamu pasti melihat pertandingan dengan cara berbeda. Saya mungkin akan sedikit condong ke arah sebaliknya [melawan Inggris] kalau 50-50, tapi dorongan itu tetaplah dorongan, lalu dia menanduk bola itu, jadi ya, begitu saja.”

Neville dan Wright menepis klaim ‘dirampok’

Legenda United lainnya, Gary Neville, juga tidak setuju dengan keluhan Norwegia, dan membandingkan pertandingan ini dengan laga-laga Inggris sebelumnya. “Tidak, saya tidak merasa sebagai pendukung Inggris bahwa kami beruntung karena wasit. Menurut saya, melawan Ghana kami memang beruntung, ketika penalti Ezri Konsa tidak diberikan — nah, itu baru namanya beruntung, saat kamu tahu telah lolos dari situasi sulit,” jelas mantan bek tersebut.

Wright kembali menyoroti kesalahan Norwegia sendiri selama 90 menit permainan. “Kalau kiper mereka tampil luar biasa, bermain sempurna, tidak membuat kesalahan itu… kalau [Alexander] Sorloth mengoper bola, mereka bisa unggul 2-0 sebelum jeda, dan tidak akan mengatakan hal-hal seperti ini! Mereka kalah karena kesalahan sendiri, bukan karena wasit, bola mengenai kabel, atau alasan lain yang mereka buat. Konyol!” tegas Wright.

Haaland tersingkir dengan catatan tanpa gol

Meskipun Erling Haaland menutup debutnya di Piala Dunia dengan torehan tujuh gol yang luar biasa, ia gagal membawa Norwegia ke semifinal setelah digantikan oleh Jorgen Strand Larsen di akhir laga melawan Inggris.

Keane menilai sang penyerang menjadi korban dari keterbatasan timnya. “Saya tidak akan bilang dia tampil buruk! Sebelum pertandingan, kami membahas bagaimana dia mencetak gol setiap 14 sentuhan, jadi dalam permainan umum ya wajar saja… Dan juga, bagi rekan-rekannya yang bermain bersamanya, semuanya tergantung pada seberapa baik pelayanan yang dia dapatkan,” ujar Keane.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.