TRIBUNPALU.COM - Pengungsi Gempa Bumi berkekuatan 5,4 Magnitudo di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, mulai kembali ke kediaman mereka.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengonfirmasi situasi di lapangan kini berangsur aman kondisif pada Senin (13/7/2026).
"Situasi saat ini aman kondusif, sebagian Masyarakat sudah kembali ke rumah Masing-masing akan tetapi masyarakat diimbau tetap waspada terhadap Gempa susulan," kata kepala pelaksana BPBD Kabupaten Buol, Moh. Kachfi Mardjuni.
Sebelumnya, ribuan warga yang tersebar di 11 kecamatan se-Kabupaten Buol sempat panik dan melarikan diri ke dataran tinggi serta kawasan gunung.
Kepanikan tersebut dipicu oleh guncangan gempa dangkal yang terjadi pada Minggu (12/7/2026) malam sekira pukul 21.46 Wita.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Buol, Moh. Kachfi Mardjuni membenarkan bahwa sebagian besar masyarakat kini sudah meninggalkan posko pengungsian.
Pihak BPBD menyatakan warga yang sempat memadati kawasan Gunung Kali dan Kelurahan Kulango sudah mulai membersihkan rumah mereka kembali.
Atas kondisi ini, BPBD tetap menghimbau agar masyarakat tetap waspada.
Masyarakat diminta untuk tetap mengantisipasi potensi munculnya rentetan Gempa Bumi susulan yang masih mungkin terjadi.
Baca juga: Detik-detik Gempa M 5,4 Guncang Buol, Listrik Padam, Pasien RS Dievakuasi Keluar Gedung
Baca juga: Gempa Bumi Magnitudo 5,4 di Buol Sulteng, Rumah dan Fasilitas Rusak, Satu Korban Meninggal Dunia
Sementara itu, aparat kepolisian dari Polres Buol juga terus disiagakan di tengah pemukiman warga.
Kapolres Buol, AKBP Irwan meminta jajarannya untuk aktif berpatroli memastikan keamanan lingkungan dan rumah-rumah yang sempat ditinggalkan warga.
"Pasca gempa anggota kami langsung turun lapangan memastikan kondisi warga," katanya kepada TribunPalu.com, Minggu (12/7/2026) malam.
AKBP Irwan juga mengimbau agar warga untuk tetap waspada namun tidak panik.
Ia juga meminta agar rumah yang ditinggalkan dalam keadaan terkunci sehingga aman untuk ditinggalkan.
"Kita juga sudah menghimbau untuk tetap waspada namun tidak panik, rumah yang ditinggalkan dalam keadaan terkunci serta peralatan listrik sudah dalam keadaan aman untuk ditinggal," kata AKBP Irwan.
Baca juga: Harapan Aurel Hermansyah di Usia 28, Istri Atta Halilintar Ingin Tambah Momongan
BPBD Sulteng mencatat, terdapat kerusakan pada bangunan fasilitas layanan, seperti Kantor mall pelayanan publik, sebagian Ruang Perawatan Pasien di RSUD Buol, hingga kantor Inspektorat.
Selain itu, beberapa rumah warga juga mengalami kerusakan, diantara sebuah rumah makan Daeng Sugi di Leok 2, rumah warga di lingkungan Bundo Kelurahan Kali serta rumah milik bapak Malatoan di Leok 2.
Juga terdapat satu orang pasien RSUD di Buol meninggal dunia.
Berdasarkan pendataan cepat, kubutuhan mendesak di lokasi gempa bumi saat ini berupa :
1. Tenda
2. Obat-Obatan
3. Makanan Siap Saji
4. Selimut
5. Peralatan Bayi
6. Baju Lansia
7. Genset
8. Biaya Perbaikan Rumah Penduduk Yang Rusak
9. Terpal
(*)