TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN – Akibat banjir pada tiga desa di Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara hari ini, terdapat sekolah, masjid, hingga kantor Kepala Desa yang ikut terendam.
Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Sebatik Tengah, menyebabkan banjir di tiga desa, yakni Desa Aji Kuning, Desa Bukit Harapan, dan Desa Maspul, pada Senin 13/7/2026) pagi.
Banjir merendam sejumlah fasilitas umum dan permukiman warga.
Air menggenangi sekolah dasar, sekolah menengah, PAUD, kantor desa, puskesmas, masjid hingga sejumlah rumah warga.
Baca juga: BPBD Nunukan Latih Warga Kecamatan Sebatik Tengah Hadapi Bencana, Memulai Siaga dari Rumah
Kondisi banjir juga ramai dibagikan warga melalui status WhatsApp dan grup percakapan.
Dalam video dan foto yang beredar, tampak genangan air memenuhi jalan dan bangunan di beberapa titik.
Staf Kantor Desa Aji Kuning, Mariana, mengatakan dirinya sempat kesulitan menuju tempat kerja, karena akses jalan yang biasa dilalui terendam banjir.
"Saya berangkat seperti biasa ke kantor, tetapi jalan yang biasa saya lewati sudah terendam banjir.
Makanya saya harus mencari jalur alternatif untuk bisa sampai ke kantor desa," ujar Mariana kepada TribunKaltara.com di Nunukan, pada Senin pagi.
Saat tiba di Kantor Desa Aji Kuning, genangan air mulai berangsur surut.
Namun, lumpur sisa banjir menutupi hampir seluruh bagian kantor.
Bekas lumpur tersebut menghambat aktivitas pelayanan kepada masyarakat.
Baca juga: Jembatan Putus Bikin Siswa Sulit ke Sekolah, Warga dan TNI Bangun Jembatan Darurat di Sebatik Tengah
Mariana juga mengungkapkan, sungai yang berada di belakang rumahnya meluap setelah diguyur hujan deras sejak dini hari.
Luapan sungai tersebut menyebabkan air meluber ke permukiman, dan sejumlah fasilitas umum di sekitar desa.
Warga diimbau tetap waspada, mengingat curah hujan di wilayah Sebatik Tengah masih berpotensi terjadi.
(*)
Penulis: Fatimah Majid