MBG Kembali Disalurkan Hari Ini 13 Juli, Harga Ayam Hingga Telur di Palembang Mulai Merangsek Naik
Odi Aria July 13, 2026 11:27 AM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG– Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Palembang, Sumatera Selatan, kembali disalurkan mulai Senin (13/7/2026) setelah sempat dihentikan sementara selama libur sekolah.

Kembalinya distribusi MBG disebut berdampak pada meningkatnya permintaan daging ayam dan telur, sehingga harga kedua komoditas tersebut ikut mengalami kenaikan di sejumlah pasar tradisional.

Seiring kembali beroperasinya dapur MBG, kebutuhan bahan pangan seperti daging ayam dan telur ayam meningkat. Kondisi tersebut berdampak pada naiknya harga jual di tingkat pedagang.

Herna, pedagang daging ayam di Pasar Kuto Palembang, mengatakan harga ayam kini mencapai Rp30 ribu per kilogram.

Sebelumnya, saat distribusi MBG dihentikan sementara, harga ayam berada di kisaran Rp25 ribu hingga Rp28 ribu per kilogram.

"Naik dek, harga ayam sekarang Rp30 ribu. Kemarin pas MBG libur harganya masih Rp25-28 ribu per kilo," kata Herna, Senin (13/7/2026).

Menurutnya, kenaikan harga dipicu meningkatnya permintaan dari dapur MBG kepada peternak sehingga pasokan yang diterima pedagang menjadi lebih terbatas.

"Ayam mulai naik sejak Minggu. Kami juga menerima pesanan untuk dapur MBG. Saya bawa hanya 10 kilogram ke pasar, sisanya sudah diambil dapur MBG," ujarnya.

Kondisi serupa juga terjadi pada komoditas telur ayam.

Maria, pedagang telur di Pasar Kuto, mengatakan harga telur kini berada di kisaran Rp23 ribu hingga Rp24 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya sekitar Rp21 ribu per kilogram saat program MBG belum kembali berjalan.

"Naik harganya sekarang Rp23-24 ribu sekilonya telur ayam," katanya.

Ia mengungkapkan permintaan dari dapur MBG cukup besar. Dalam sehari, petugas dapur dapat membeli satu hingga dua peti telur, tergantung menu yang akan disajikan kepada para siswa.

"Kadang ada yang belanja harian, katanya untuk dapur MBG. Mereka bisa beli satu peti sampai dua peti telur, tergantung lauk yang akan dibagikan ke siswa," jelas Maria.

Sementara itu, seorang ibu rumah tangga bernama Ningsih mengaku terkejut melihat kenaikan harga ayam saat berbelanja.

Ia mengaku hanya membawa uang Rp50 ribu karena dompetnya tertinggal di rumah, sehingga terpaksa membeli ayam dalam jumlah lebih sedikit.

"Saya terkejut harga daging ayam kembali Rp30 ribu per kilo. Saya cuma bawa Rp50 ribu karena dompet ketinggalan di rumah, jadi terpaksa beli setengah dulu," ujarnya.

Ningsih berharap pemerintah dapat menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sehingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis tidak berdampak pada kenaikan harga di pasar.

"Saya berharap pemerintah bisa menjaga stabilitas harga bahan pokok supaya MBG tetap berjalan, tetapi harga di pasar juga tidak ikut naik," tutupnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.