BOLASPORT.COM - Kemenangan pembalap Indonesia, Muhammad Kiandra Ramadhipa, memberikannya keuntungan setelah berhasil finis pertama dalam Race 2 Red Bull Rookies Cup 2026 di Sachsenring, Jerman.
Ramadhipa menang saat para rival terdekatnya di papan klasemen gagal finis karena mengalami kecelakanan.
Pembalap asal Sleman, Yogyakarta itu mendapatkan poin penuh sendirian ketika tiga rivalnya terpaksa mengakhiri balapan lebih cepat di Sachsenring, Jerman, Minggu (12/7/2026).
Ketiga pembalap tersebut adalah Benat Fernandez, Ryota Ogiwara, dan Fernando Bujosa.
Situasi itu kemudian mendongkrak posisi Ramadhipa pada papan klasemen untuk naik ke posisi tiga besar.
Ramadhipa unggul tipis atas Fernando Bujosa dengan selisih empat poin saja.
Bagi Ramadhipa, ini menjadi kemenangan keduanya musim ini setelah memenangkan Race 2 seri Jerez, Spanyol.
Pembalap berusia 16 tahun itu senang mampu mempertahankan keunggulannya dalam balapan kedua setelah Red Flag.
“Saya berusaha menyerang sejak awal. Saya hanya berkata pada diri sendiri, jika ada yang menyalip saya, saya harus menyalipnya kembali,” kata Ramadhipa dalam rilis Red Bull.
"Tentu saja saya tidak menyangka akan ada bendera merah, tapi tetap berada di posisi terdepan ternyata berhasil."
"Kami sedikit mengubah setelan suspensi dari kemarin, dan saya rasa itu membantu performa ban."
"Saya sudah merindukan perasaan menang ini,” tutur Ramadhipa.
Selain itu, pembalap yang finis di belakang Ramadhipa juga legawa dengan raihan finis kedua dan ketiga yang diraih oleh Yaroslav Karpushin dan Fynn Kratochwil.
“Tahun ini memang tidak mudah, tetapi saya merasa sudah membuat kemajuan,” kata Karpushin
"Di sini, saya jauh lebih percaya diri baik saat latihan maupun saat balapan.
“Di Race 1, menurutku saya tampil cukup baik, tetapi saya masih kurang satu langkah terakhir untuk mencapai posisi pemenang."
"Saya bisa bilang aku senang, tapi setelah bendera merah dikibarkan, saya hanya berharap semua orang baik-baik saja,” ujar pembalap Kirgistan itu.
Adapun Fynn Kratochwil selaku peraih pole position dalam balapan kandangnya juga menerima hasil finis ketiga untuk podium karena pada Race 1 hanya finis keempat.
“Saya terus-menerus berada di posisi P2 dan P3, dan merasa sangat nyaman sambil menghemat ban," kata Kratochwil.
"Saya banyak berjuang, tapi menunggu hingga lap-lap terakhir. Pada akhirnya, mungkin saya beruntung dengan waktu kemunculan bendera merah."
"Kemarin, saya kurang beruntung dan gagal naik podium."
"Pole position dan balapan yang bagus kemarin, akhir pekan yang luar biasa,” ujarnya.