TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Kabupaten Fakfak, Papua Barat, tengah memasuki musim durian. Buah segar yang langsung dipetik dari pohon kini membanjiri pasar dan menjadi berkah bagi para pedagang musiman.
Pantauan TribunPapuaBarat.com pada Senin (13/7/2026), pedagang durian mulai menjajakan dagangannya di sejumlah titik, antara lain Kawasan Tanjung Wagom, lampu merah Pasar Rakyat Thumburuni, komplek ruko Jalan Dr Salasa Namudat, hingga pertokoan Jalan Izak Telussa.
Salah satu pedagang, Teles Piahar (36) asal Kampung Gewerpe, mengaku bersyukur karena penjualan durian membantu menopang ekonomi keluarga.
“Musim durian ini pembeli ramai. Kami bawa buah dari Kramongmongga dan Kayauni menggunakan mobil,” ujarnya.
Baca juga: Pedagang Durian dari Kampung Kaburbur Fakfak Raup Rp 5 Juta dalam Sehari
Menurut Teles, harga empat buah durian berukuran besar dipatok Rp100.000, sedangkan empat buah durian ukuran kecil dijual Rp50.000.
Dalam sekali pengiriman, ia bisa membawa sekitar 200 buah durian dari kampung ke kota.
“Biaya perjalanan sekali jalan Rp300.000. Kalau sehari jualan bisa dapat Rp2,5 juta, syukurlah bisa menambah ekonomi keluarga,” katanya.
Ia menambahkan, durian yang dijualnya memiliki kualitas unggul dengan daging buah tebal.
“Pokoknya durian saya enak, terutama yang berukuran besar,” ucapnya sambil menunjukkan dagangannya.