Antar Anak Masuk Sekolah, Camat Mangarabombang Takalar Disambut Tari Paddupa
Ansar July 13, 2026 12:22 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Camat Mangarabombang, Mappaturung, menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dengan mengantar langsung siswa baru pada hari pertama sekolah.

Kegiatan berlangsung di SDI Lengkese II, Lingkungan Tamalate, Kelurahan Mangadu, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Sulsel, Senin (13/7/2026).

Mappaturung hadir mengenakan seragam Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Aparatur Sipil Negara.

Kedatangannya disambut meriah oleh guru, siswa, serta orang tua yang mengantar anak mereka.

Suasana penyambutan semakin semarak dengan penampilan Tari Paduppa.

Tarian tersebut dibawakan sebagai bentuk penghormatan kepada tamu yang hadir di lingkungan sekolah.

Selain itu, siswa juga menampilkan pertunjukan Gandrang Bulo.

Kesenian tradisional itu berada di bawah pembinaan Abdul Kadir Daeng Sarro.

Gandrang Bulo memadukan tabuhan gendang, bambu, gerak tari, serta unsur drama yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Sulawesi Selatan.

Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari para tamu dan orang tua siswa.

Momentum hari pertama sekolah dimanfaatkan sebagai ruang memperkenalkan lingkungan belajar yang ramah kepada peserta didik baru.

Mappaturung kemudian berinteraksi dengan sejumlah siswa sebelum memasuki ruang kelas.

Ia juga menyempatkan berbincang bersama guru mengenai pelaksanaan masa pengenalan lingkungan sekolah.

Menurut Mappaturung, kehadiran pemerintah di sekolah bukan sekadar memenuhi agenda seremonial.

Ia menilai anak-anak membutuhkan rasa percaya diri sejak hari pertama memasuki lingkungan pendidikan.

"Hari pertama sekolah sering menjadi pengalaman yang paling diingat anak. Kalau mereka merasa diterima dan orang tuanya melihat pemerintah ikut hadir, maka sekolah terasa lebih dekat dengan masyarakat. Hal seperti ini sederhana, tetapi dampaknya bisa bertahan lama," kata Mappaturung.

Kepala SDI Lengkese II, Sunarti SPd MPd, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Camat Mangarabombang.

Ia mengatakan kehadiran pemerintah menjadi dukungan moral bagi sekolah, guru, dan peserta didik.

Menurutnya, hari pertama sekolah juga menjadi kesempatan membangun hubungan positif antara sekolah, keluarga, dan pemerintah.

"Anak-anak tidak hanya datang untuk belajar membaca dan berhitung. Mereka sedang belajar mengenal lingkungan baru," kata dia.

"Ketika tokoh pemerintah hadir bersama guru dan orang tua, mereka melihat bahwa sekolah adalah tempat yang mendapat perhatian banyak pihak," ujar Sunarti.

Ia menambahkan penyambutan melalui kesenian daerah juga menjadi bagian dari pembelajaran karakter.

Selain mengenalkan lingkungan sekolah, siswa baru diperkenalkan pada budaya lokal sejak awal memasuki dunia pendidikan.

Pihak sekolah berharap suasana belajar yang nyaman dapat membantu siswa beradaptasi lebih cepat selama mengikuti kegiatan pembelajaran.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.