SDN Srengseng Sawah 15 Diancam Bom, Pemprov DKI Hentikan Sementara Aktivitas di Sekolah 
Ferdinand Waskita Suryacahya July 13, 2026 12:53 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027 di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan, diwarnai kepanikan setelah seorang guru menerima pesan WhatsApp berisi ancaman bom dari nomor tak dikenal, Senin (13/7/2026).

Pemprov DKI Jakarta pun memastikan penanganan dilakukan secara cepat dengan berkoordinasi bersama aparat kepolisian untuk menjamin keselamatan seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan.

Tim Gegana dan Densus 88 Langsung Sterilisasi Sekolah

Insiden terjadi saat para siswa sedang mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di lapangan sekolah.

Setelah laporan diterima, Pemprov DKI Jakarta langsung berkoordinasi dengan Polsek setempat, Tim Gegana, dan Densus 88 Antiteror Polri.

“Saat ini proses sterilisasi dan penyisiran oleh Tim Gegana sedang dilakukan secara menyeluruh di area sekolah,” ucap Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial Cyril Raoul Hakim dalam keterangannya.

Siswa Dipulangkan Demi Keselamatan

Sebagai langkah antisipasi, seluruh aktivitas belajar mengajar dihentikan sementara.

Seluruh siswa dipulangkan ke rumah masing-masing untuk mengutamakan faktor keselamatan.

Sementara pihak sekolah bersama Sudin Pendidikan Jakarta Selatan dan kepolisian telah menghubungi para orang tua atau wali murid terkait situasi tersebut.

Di saat yang sama, Densus 88 juga melakukan pelacakan terhadap nomor telepon yang mengirimkan pesan ancaman bom tersebut.

Keselamatan Anak Jadi Prioritas

Politikus PDIP yang akrab disapa Chico Hakim ini menegaskan, keselamatan seluruh warga sekolah menjadi prioritas utama dalam penanganan peristiwa tersebut.

“Pemprov DKI Jakarta mengutamakan keselamatan seluruh anak didik dan civitas akademika. Kami mengapresiasi respons cepat dan koordinasi yang baik antarinstansi dalam menangani situasi ini. Situasi saat ini terkendali dan proses penanganan terus berjalan,” ujarnya.

Chico menambahkan, Pemprov DKI akan menyampaikan perkembangan penanganan kasus tersebut secara terbuka kepada masyarakat.

“Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan secara transparan kepada masyarakat. Kami mohon dukungan dan doa agar proses ini berjalan lancar dan sekolah dapat kembali aman untuk kegiatan pembelajaran,” kata dia.

Berita Lainnya

  • Baca juga: BREAKING NEWS Hari Pertama Sekolah SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus Dikerahkan

  • Baca juga: Cerita Para Ayah di Jaksel: Rela Izin Telat Kerja Demi Antar Anak Hari Pertama Sekolah

  • Baca juga: Cerita Hari Pertama Siswa SLB Jalani MPLS: Ada yang Minta Pulang, Kaget Pertama Tiba di Sekolah

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.