Pasokan Lancar, Harga Solar Eceran di Jalintim Banyuasin Turun Jadi Rp90 Ribu per 10 Liter
Yandi Triansyah July 13, 2026 05:27 PM

SRIPOKU.COM, BANYUASIN — Harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar bersubsidi di tingkat pedagang eceran sepanjang Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang-Betung, Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan, mengalami penurunan. 

Saat ini, Solar eceran dijual seharga Rp90.000 per jeriken dengan kapasitas isi 10 liter.

Penurunan harga ini dipicu oleh pasokan ke pedagang eceran yang terbilang cukup lancar dan melimpah dalam beberapa hari terakhir dari sejumlah mobil pelangsir yang biasa menyuplai mereka.

"Kemarin jual Rp100 ribu per jeriken. Sekarang sudah Rp90 ribu, mungkin yang biasa jadi pelangsir cukup mudah dapat bio solar," ujar salah seorang pedagang Solar eceran saat ditemui Sripoku.com di lapaknya, Senin (13/7/2026).

Selain penurunan harga, pedagang juga mengungkapkan adanya perubahan fisik pada warna Solar dalam beberapa hari terakhir yang terlihat lebih kuning dari biasanya. 

Perubahan ini diduga kuat karena sudah beredarnya produk Bio Solar jenis B50 (campuran 50 persen minyak sawit), sehingga warnanya cenderung lebih kuning dan sekilas mirip dengan minyak goreng.

Terkait karakteristik bahan bakar baru ini, pedagang memberikan tips kepada para pengendara agar lebih rajin merawat komponen kendaraan mereka. 

Mengingat B50 memiliki kandungan berbasis kelapa sawit, filter bahan bakar disarankan untuk sering dibersihkan guna mencegah terjadinya penggumpalan yang dapat menyumbat saluran bahan bakar.

"Saya memberi tips, karena B50 ini campurannya sawit, jadi kalau bisa sering-sering bersihkan filter. Kalau tidak rajin filternya dibersihkan, biasanya akan menggumpal dan menyumbat saluran solar," jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga menyarankan konsumen yang membeli Solar eceran untuk meminta pedagang menggunakan alat penyaring saat menuangkan bahan bakar ke dalam tangki kendaraan.

Hal ini dikarenakan kondisi Solar saat ini terpantau sedikit lebih kotor dibandingkan pasokan sebelumnya.

"Agak sedikit kotor dari biasanya. Tidak tahu, atau dari sananya atau memang saat memindahkan solarnya. Karena beda dari sebelumnya dan sedikit lebih kotor, atau memang karena separuhnya itu dari sawit jadi lebih sedikit kotor," pungkas pedagang tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.