TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Siswa baru SMKN 5 Makassar nampak begitu ceria memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin (13/7/2026).
Ainun Shakila berdiri diantara 492 siswa baru SMKN 5 Makassar.
Dengan setelan baju olahraga berwarna abu-abu krem dipadukan hijab hitam, Ainun begitu semangat.
Di barisannya, Ainun berdiri paling depan.
Sebelahnya para siswa laki-laki, begitu juga di bagian belakangnya.
"Kebetulan saya sendiri cewek di teknik otomotif," ujar Ainun saat ditemui di samping Aula SMKN 5 Makassar, Jl Sunu, Kalukuang, Kecamatan Tallo, Kota Makassar pada Senin (13/7/2026).
Ainun datang tepat waktu. Sebelum jam 07.00 pagi, dirinya sudah tiba di sekolah.
Setibanya langsung menuju lapangan upacara.
Ainun bergabung dengan siswa jurusan Teknik otomotif lainnya.
Ainun berdiri di barisan depan, memimpin siswa Teknik Otomotif.
Baca juga: 15 Pegawainya Antar Anak di Hari Pertama Masuk Sekolah, Kemenag Luwu Tiadakan Apel Pagi
Aktivitas pertamanya, Ainun ikut senam Anak Indonesia Hebat.
Gerakannya begitu bersemangat mengikuti 2 instruktur senam.
Termasuk Plh Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Erwin Sodding dan Kepala SMKN 5 Makassar Amar Bachti.
Tanpa Lelah Ainun berolahraga, sesekali ia bercanda dengan rekan-rekan seusianya ini.
Ainun yang semula khawatir sulit beradaptasi, nampak lebih luwes berinteraksi.
"Saya kira bakalan akward, canggung, atau kaku. Tapi ternyata bisa berteman. Di jurusan lain pun temanku banyak. Karena seru tidak ada saling mengejek-ngejek," kata Ainun sembari tersenyum.
Ainun merupakan lulusan SMPN 7 Makassar, Jl. Cakalang No.1, Totaka, Kec. Ujung Tanah, Kota Makassar.
Saat banyak rekannya memilih SMA Negeri lain, Ainun justru menyimpan minat cukup berbeda.
Targetnya memang masuk SMK, jurusan otomotif.
"Karena saya itu suka mempelajari hal baru, dengar-dengar juga Teknik otomotif juga seru," kata Ainun.
Setelah upacara di lapangan, Ainun bersama ratusan siswa lainnya beranjak ke Aula sekolah.
Ainun memimpin rombongan siswa jurusan Teknik Otomotif.
Jalan paling depan dengan puluhan siswa pria di belakangnya.
Ainun sudah siap melaksanakan MPLS selama 5 hari.
Baca juga: Bupati Sidrap Syahar Tempuh 219 Km Demi Antar Anak ke Sekolah Islam Athirah Makassar
Kepala Sekolah SMKN 5 Makassar Amar Bachti mengaku bakal aktif membangun budaya ramah dalam aktivitas harian seluruh warga sekolah.
Hal ini sebagai bagian mencegah terjadinya perundungan dan mendekatkan guru bersama para siswa.
Setiap pagi, guru secara bergiliran menyambut kedatangan siswa di pintu gerbang sekolah.
Guru menyapa setiap siswa dengan menerapkan budaya senyum, sapa, dan salam sebagai bentuk pendekatan emosional agar tercipta hubungan yang hangat antara guru dan peserta didik.
"Jadi menghadirkan cinta kasih kepada anak, merangkul mereka agar mereka merasa disayangi, dilindungi dan berharap juga saling menyayangi dan saling melindungi satu sama lain, karena prinsip bulliying itu seperti itu tadi karena dia tidak saling menyayangi dan melindungi antara satu dan yang lain," jelas Amar Bachti yang mengenakan baju olahraga merah.
Selama 5 hari kedepan, para siswa baru akan menjalani beragam aktivitas pengenalan lingkungan.
Mulai dari pemberian materi, olahraga hingga pengenalan ekstrakurikuler.(*)