Satu-satunya Korban Selamat Kecelakaan Maut Tol Terpeka, Siswi SMAN 2 Lahat Banjir Doa
Yandi Triansyah July 13, 2026 05:27 PM

SRIPOKU.COM, LAHAT — Azikra (17), siswi SMA Negeri 2 Lahat yang menjadi satu-satunya korban selamat dalam kecelakaan maut di Tol Terbanggi Besar-Simpang Pematang-Kayu Agung (Terpeka) Lampung, kini mulai siuman.

Di tengah perawatan intensif akibat luka berat yang dialaminya di RS YMC Lampung Tengah, dukungan berupa doa terus mengalir dari pihak sekolah, rekan, hingga kerabat agar ia dikuatkan menerima kenyataan pahit kehilangan empat anggota keluarganya sekaligus.

Kepala SMAN 2 Lahat, Dr Tri Turnadi, menyampaikan rasa duka yang mendalam sekaligus memanjatkan doa untuk kesembuhan serta kekuatan mental bagi anak didiknya tersebut dalam menghadapi ujian berat ini.

"Kami semua berharap Azikra segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa. Semoga Allah SWT menguatkan hati dan langkahnya dalam menghadapi ujian ini," ujar Tri Turnadi saat dikonfirmasi Sripoku.com, Senin (13/7/2026).

Di mata pihak sekolah, Azikra dikenal sebagai siswi yang menonjol dan memiliki rekam jejak yang baik.

Selain konsisten mempertahankan posisinya di peringkat 10 besar kelas, ia juga dikenal aktif sebagai pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), berkepribadian sopan, bertanggung jawab, serta mudah bergaul.

"Azikra anak yang baik dan aktif. Kami semua berharap ia segera sembuh dan bisa kembali mengejar cita-citanya," tambah Tri.

Informasi mengenai perkembangan kesehatan Azikra juga disampaikan oleh salah seorang tetangganya berinisial Nt.

Ia membenarkan jika saat ini kondisi psikis dan fisik remaja tersebut berangsur membaik meski belum bisa dipulangkan ke rumah duka.

"Untuk kondisinya sudah sadar. Tapi masih menjalani perawatan intensif (di Lampung)," jelas Nt.

Kecelakaan tragis itu sendiri terjadi pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 15.50 WIB di Tol Terpeka KM 187+600 Jalur A.

Sebuah mobil Toyota Avanza bernopol BG 1069 IH yang ditumpangi satu keluarga besar tersebut menabrak bagian belakang truk.

Insiden maut ini merenggut empat nyawa di lokasi kejadian, yakni Raden Muhammad Feriansyah (46), Yuniarti (46) yang merupakan ibu kandung Azikra, Intan Oktarina (28), dan Kopli Anwar (70).

Kini, Azikra yang menjadi satu-satunya korban selamat harus berjuang untuk pulih dan melanjutkan hidup tanpa kehadiran sang ibu serta ketiga anggota keluarga lainnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.