TRIBUNNEWS.COM - Nyali Timnas Argentina sebagai juara bertahan Piala Dunia 2026 akan kembali diuji lagi saat tim Tango memasuki fase kritis turnamen yakni babak semifinal.
Menariknya, Argentina menjadi satu-satunya negara non-Eropa yang bakal tampil di semifinal Piala Dunia edisi kali ini.
Jalan tim besutan Lionel Scaloni untuk mempertahankan gelar kini terasa seperti sedang dikepung oleh trio raksasa Eropa.
Yakni Inggris, Prancis dan Spanyol.
Kebetulan, Argentina akan bertempur melawan Inggris pada Kamis (16/7/2026) untuk memperebutkan tiket final Piala Dunia 2026.
Jika bisa mengalahkan Inggris, Argentina akan bertemu dengan pemenang laga semifinal lainnya yakni Prancis vs Spanyol di final.
Baca juga: Antusias Messi Jelang Duel Inggris vs Argentina, Sebut Semifinal Piala Dunia 2026 Terasa Spesial
Keberhasilan Argentina selaku juara bertahan mampu melesat ke semifinal Piala Dunia 2026 pun sebelumnya telah banyak diprediksi.
Salah satunya oleh Gigih, salah seorang Football Enthusiast yang memprediksi Argentina punya bekal berharga untuk berbicara banyak di Piala Dunia 2026 sebagai jawara bertahan.
"Argentina juga menjadi salah satu favorit juara karena proses transisi skuad yang berjalan mulus serta adanya faktor X dari Lionel Messi," kata Gigih, seorang football enthusiast, dalam podcast Super Taktik di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
Kelolosan Argentina ke semifinal, jelas menyisakan harapan bagi tim Tango untuk bisa mempertahankan gelar juara yang telah mereka raih pada edisi sebelumnya tahun 2022 di Qatar.
Berbekal skuad yang sudah matang, permainan yang kian dewasa, faktor Lionel Messi hingga racikan elit Lionel Scaloni, Argentina punya segalanya untuk kembali menaklukkan Piala Dunia edisi kali ini.
Hanya saja yang perlu dijadikan catatan ialah Argentina belum sepenuhnya nyaman berkompetisi di Piala Dunia 2026.
Setelah melewati babak fase grup dengan langkah sempurna, menyapu bersih semua laga dengan kemenangan, penampilan Argentina belum sepenuhnya menggigit di fase gugur.
Argentina terlihat cukup sering mendapat perlawanan yang gila-gilaan, entah siapapun lawannya di babak fase gugur turnamen.
Sebut saja Cape Verde yang memaksa Argentina bermain hingga babak perpanjangan waktu di babak 32 besar, sebelum akhirnya tim Tango menang dramatis dengan skor 3-2.
Pada babak berikutnya di 16 besar, Argentina kembali hampir tersingkir, setelah mereka tertinggal dua gol hingga menit ke-78 dari Mesir.
Beruntungnya, Argentina mampu menang dengan cara comeback atas Mesir, berkat mental juara yang ditanamkan Lionel Scaloni.
Setelah bertempur habis-habisan melawan duo wakil Afrika di dua babak tersebut, Argentina kembali memenangkan laga babak 8 besar dengan cara yang kembali berdarah-darah.
Bertemu melawan Swiss di laga perebutan semifinal, Argentina lagi-lagi baru bisa menyelesaikan laga setelah menjalani extra time.
Gol Julian Alvarez dan Lautaro Martinez di babak kedua perpanjangan waktu, menyelamatkan harapan Argentina untuk tetap berada di jalur perebutan gelar Piala Dunia 2026.
Usai menjalani tiga laga berdarah-darah di fase gugur, nyali Argentina tentu akan kembali diuji saat mereka berhadapan Inggris di semifinal.
Laga melawan Inggris jelas bukan perkara mudah untuk dimenangkan Argentina.
Hal ini mengingat Inggris punya kualitas elit untuk menyakiti Argentina, sebagaimana saat mereka menyudahi harapan Meksiko dan Norwegia pada babak sebelumnya.
Keberadaan pemain setajam Harry Kane dan Jude Bellingham di kubu Inggris, jelas menjadi ancaman serius bagi lini pertahanan Argentina.
Jikalau tidak bisa meredam keklinisan pemain depan Inggris dalam menyelesaikan peluang, Argentina rawan gagal melangkah ke final.
Seandainya hal itu terjadi, harapan Argentina untuk bisa mempertahankan gelar otomatis sirna, karena kegagalan mereka lolos ke laga puncak.
Disisi lain, meskipun Argentina bisa melewati Inggris, tidak ada jaminan juga bagi Tim Tango bakal juara di akhir turnamen.
Dikarenakan lawan yang bakal dihadapi Argentina di final ialah Prancis dan Spanyol yang diketahui punya skuad yang tak kalah mentereng dan performanya pun sedang impresif.
Kepungan tiga raksasa Eropa di semifinal inilah yang bakal menguji mentalitas dan nyali Argentina sebagai juara bertahan di Piala Dunia 2026.
Saksikan ulasan lengkapnya soal hal di atas dalam keseruan diskusi dalam program SUPER TAKTIK episode pekan ini yang mengusung tema "Semifinal Berdarah Piala Dunia 2026, Argentina Dikepung Trio Raksasa Eropa" pada Senin (13/7/2026) jam 20.00 WIB, secara langsung LIVE di Youtube dan Facebook Tribunnews.com.
(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)