POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Peta persaingan babak semifinal Piala Dunia 2026 lagi-lagi melahirkan analisis menarik di tengah masyarakat, tak terkecuali jajaran pimpinan daerah di Belitung Timur, Senin (13/7/2026).
Ketua DPRD Kabupaten Belitung Timur, Fezzi Uktolseja turut memberikan analisis sepak bolanya mengenai dua laga di babak empat besar.
Fezzi memprediksi laga final Piala Dunia edisi kali ini akan mempertemukan dua kekuatan besar sepak bola Eropa, yakni Spanyol melawan Inggris.
"Kalau untuk pertandingan semifinal antara Spanyol melawan Prancis, saya pegang Spanyol yang lolos. Sementara untuk laga Inggris menghadapi Argentina, saya prediksi Inggris yang menang. Jadi finalnya nanti Spanyol lawan Inggris," ujar Fezzi saat ditemui, Senin (13/7/2026).
Terkait laga antara Inggris dan Argentina, Fezzi memprediksi pertandingan akan berjalan terbuka dan diwarnai aksi saling balas gol yang menegangkan.
Berbeda dengan prediksi rekan legislatifnya Endriansyah, Fezzi justru melihat potensi hujan gol dalam duel tersebut. Skuad The Three Lions dinilainya akan keluar sebagai pemenang lewat drama lima gol.
"Kalau pertandingan Argentina melawan Inggris, perkiraan saya skornya akan ketat berakhir 3-2 untuk kemenangan Inggris," ungkapnya.
Fezzi mengatakan alasan mengapa Argentina tidak akan berhasil menembus partai final. Ketergantungan Argentina terhadap sosok megabintang Lionel Messi dinilainya sebagai bumerang di fase sekrusial ini.
"Memang kita tahu Lionel Messi itu pemain hebat. Tapi masalahnya, di Argentina itu semua hal hanya bertumpu pada Messi saja. Berbeda dengan kedalaman skuad yang dimiliki oleh Inggris saat ini," tuturnya.
Menurutnya, tim nasional Inggris jauh lebih merata. Ketika pertahanan lawan fokus mematikan pergerakan sang bomber Harry Kane, Inggris masih memiliki opsi pemain haus gol lainnya dari lini kedua yang siap memberikan kejutan.
"Kalau di Inggris itu, kemarin waktu Harry Kane dimatikan pergerakannya oleh lawan, mereka masih punya lini serang lain yang berbahaya seperti Jude Bellingham. Jadi musuh bingung mau jaga antara Harry Kane atau Jude Bellingham," jelasnya.
Sementara untuk laga Spanyol kontra Prancis, Fezzi tak menyangkal bahwa tim runner-up edisi tahun 2022 itu memiliki barisan penyerang depan yang sangat menakutkan dan memiliki kecepatan di atas rata-rata.
Apalagi, di sana terdapat sang top skor kompetisi, Kylian Mbappe ditambah sang peraih Ballon d'Or tahun 2025, Ousmane Dembele.
Namun, Fezzi menilai Spanyol mempunyai senjata yang jauh lebih mumpuni untuk memenangkan pertempuran.
Alasannya karena Spanyol lebih kuat di lini tengah dengan pemain seperti Rodri sang pemenang Ballon d'Or 2024 dan Fabian Ruiz yang baru saja memenangkan Liga Champions dua kali berturut-turut bersama PSG.
"Prancis memang punya striker yang hebat-hebat di lini depan mereka. Tapi kalau kita telisik, lini tengah Spanyol jauh lebih hebat dan lebih kreatif untuk mengontrol jalannya pertandingan. Karena alasan itulah saya rasa Spanyol yang akan lolos," tambahnya.
Prediksi Fezzi untuk skor akhir pertandingan pun tidak terlalu besar. Spanyol diprediksi hanya akan unggul satu gol dari tim berlogo ayam jantan tersebut.
"Umtuk laga Prancis melawan Spanyol, sepertinya akan selesai dengan skor 2-1 untuk Spanyol," katanya.
Terkait sang juara, Fezzi empat tertawa mengingat tim underdog seleranya, Norwegia sudah tumbang lebih dulu.
"Sebenarnya saya dukung Norwegia karena suka tim underdog yang mengejutkan, tapi karena sudah kalah, jadi tahun ini kayaknya Inggris yang juara," tutupnya.
(Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)