TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - SMP Negeri 1 Wates Kulon Progo resmi menempati gedung baru mulai Tahun Ajaran 2026/2027 ini.
Namun, aktivitas warga sekolah di hari pertama tersebut harus berhadapan dengan proses pembangunan yang belum sepenuhnya selesai.
Kepala SMPN 1 Wates, Sugeng Widadi, menyampaikan proses pemindahan sudah mulai dilakukan sejak 28 Juni lalu, atau sekitar 2 pekan sebelum Tahun Ajaran Baru resmi dimulai.
"Pemindahan dilakukan terhadap perabotan dari gedung yang lama ke gedung baru ini," jelas Sugeng ditemui pada Senin (13/07/2026).
Ia mengatakan pemindahan masih berlangsung setidaknya 2 sampai 3 kali, sebab masih banyak perabotan yang belum dipindahkan.
Sebagian perabotan pun masih diletakkan di area selasar gedung lantaran belum bisa masuk ruangan yang ditentukan.
Menurut Sugeng, pembangunan gedung SMPN 1 Wates yang baru saat ini masih berlangsung untuk penyelesaian.
Alhasil, aktivitas hari pertama sekolah masih berbarengan dengan aktivitas para pekerja.
"Kami ingatkan anak-anak agar berhati-hati saat melintas karena masih ada pekerjaan yang dilaksanakan," ujarnya.
Tak hanya itu, jalan menuju kompleks sekolah masih berupa tanah dan batu.
Warga sekolah pun harus berhadapan dengan debu yang berterbangan dari jalan, saat akan ke sekolah atau saat hendak pulang.
Baca juga: Pelaksanaan MPLS di SMPN 4 Pengasih Kulon Progo Hanya Diikuti 4 Siswa Baru
Terlepas dari kondisi tersebut, Sugeng mengatakan gedung yang baru lebih representatif karena lebih luas dari gedung yang lama.
Para pelajar pun disebut mulai merasakan kenyamanan di gedung yang baru.
"Anak-anak bilang lebih bagus dan nyaman di sini, meski memang lebih panas karena belum ada tanaman perindang," katanya.
Sugeng mengatakan proses penataan sarana dan prasarana (sarpras) di gedung baru masih akan berlangsung setidaknya selama seminggu ke depan.
Gedung lama pun masih dalam kendali pihak sekolah karena masih perlu dilakukan penataan aset.
Kepala Bidang Sarpras SD-SMP, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo, Wuriandreza Gigih Muktitama, menyatakan bangunan utama sudah bisa digunakan untuk tahun ajaran baru ini.
Saat ini upaya penyelesaian pembangunan pun terus dilakukan.
"Sesuai kontrak, pembangunan direncanakan selesai pada September, namun untuk bangunan pendukung, taman, musala, kantin diharapkan bisa selesai akhir Agustus nanti," jelas Gigih ditemui beberapa waktu lalu.(*)