Pengakuan Mengejutkan Bupati Gresik Gus Yani saat Terima Ratusan Mahasiswa KKN Unair
Dyan Rekohadi July 13, 2026 07:32 PM

 

SURYA.CO.ID, GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menantang 200 mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN BBK) ke-8 untuk meneliti langsung kekayaan peradaban di wilayahnya.

Gus Yani meminta mahasiswa tidak sekadar menjadikan KKN sebagai formalitas, melainkan ruang belajar nyata yang tidak didapatkan di bangku kuliah.

Mereka akan mengabdi selama hampir sebulan penuh di Kecamatan Gresik dan Kecamatan Kebomas mulai 13 Juli hingga 8 Agustus 2026.

Baca juga: Bupati Gresik Buka MPLS Ramah Anak dan Launching SMP Negeri 1 Pelopor Sekolah Moderasi Beragama

 

Gresik Kaya Peradaban

Bupati Fandi Akhmad Yani memperkenalkan Kabupaten Gresik sebagai daerah strategis yang kaya akan sejarah dan kekuatan ekonomi nasional.

“Gresik adalah kota kecil yang kaya peradaban. Dari sejarah, politik, sosial budaya hingga ekonomi, semuanya bisa menjadi bahan pembelajaran bagi mahasiswa. Saya berharap selama KKN, adik-adik bisa mengenal Gresik lebih dekat,” katanya saat menyambut mahasiswa di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik, Senin (13/7/2026).

Letak geografis di kawasan pesisir dengan pelabuhan laut dalam membuat wilayah itu menjelma menjadi pusat pertumbuhan industri, logistik, dan perdagangan.

Menurut Gus Yani, potensi besar itu harus dimanfaatkan mahasiswa untuk menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat.

Baca juga: Evan Dimas dan Ayunda Dwi Anggraini Inspirasi Siswa SMP Muhammadiyah 12 Gresik

 

Curhat Kuliah Doktoral

Di hadapan ratusan mahasiswa, Bupati Yani membagikan pengalamannya yang hingga kini masih aktif menempuh pendidikan doktoral (S3).

Gus Yani saat ini tengah meneliti perlindungan anak pekerja migran demi mencari solusi persoalan kemanusiaan di Indonesia.

Ia prihatin karena banyak anak pekerja migran kehilangan akses pendidikan dan identitas hukum akibat kendala regulasi.

“Saya berharap apa yang saya teliti nantinya tidak hanya menjadi karya akademik, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata bagi perlindungan anak-anak pekerja migran,” tuturnya.

Baca juga: Detik-detik Menegangkan Ibu Melahirkan di Mobil, Terjebak Macet Gresik hingga Dikawal Polisi

 

Pesan untuk Mahasiswa

Bupati Fandi Akhmad Yani mendorong mahasiswa untuk aktif membangun relasi dan memperluas wawasan selama di lapangan.

Pengalaman langsung di tengah masyarakat dinilai akan membentuk karakter dan memperkaya cara pandang mahasiswa.

“KKN adalah kesempatan untuk mencari pengalaman sebanyak-banyaknya. Belajarlah dari ruang kelas maupun dari kehidupan masyarakat. Pengalaman seperti ini akan menjadi bekal yang sangat berharga di masa depan,” ungkapnya.

Gus Yani meminta seluruh peserta KKN BBK Unair tidak takut menghadapi tantangan dan berani mencoba hal baru.

“Jangan pernah berhenti belajar. Teruslah mencari pengalaman, berdiskusi, membangun jejaring, dan hadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat selama KKN berlangsung,” tukasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.