SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Kawasan hutan konservasi Tahura R Soerjo kembali menyuguhkan destinasi favorit bagi para pencinta alam lewat jalur pendakian Bukit Cendono di Dusun Mrasih, Desa Kemiri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Destinasi yang tengah ramai dikunjungi saat momen libur sekolah ini menawarkan sensasi petualangan unik yang memadukan keindahan alam hutan rimbun, aliran sungai jernih, hingga panorama persawahan.
Daya tarik utamanya terletak pada keberadaan tiga tingkatan puncak berbeda yang menyajikan pemandangan megah deretan Pegunungan Anjasmoro.
Rute pendakian dimulai dari pos registrasi, melewati gapura kayu dan jalan setapak tanah bebatuan yang di sampingnya terdapat aliran sungai jernih.
Di sepanjang perjalanan, pendaki akan menjumpai Warung 1 sampai Warung 4 dengan view persawahan terasering dan latar belakang pegunungan.
Setelah melewati jembatan, pendaki tiba di pos 1 Kali Pikatan, Pos 2 Mudhal, Pos 3 Kolomoto, Camp 1 dan Camp 2, di mana di atasnya terdapat puncak Bukit Candono.
Baca juga: Ribuan Wisatawan Mendaki Bukit Cendono Mojokerto saat Musim Liburan Sekolah
Pada titik ini, jalur cukup menanjak namun masih tergolong aman bagi pendaki pemula.
Tidak jauh dari puncak tersebut, pendaki dapat melepas lelah atau mendirikan tenda di Camp 3.
Dari camp terakhir ini, jalur mulai perlahan menanjak melewati Puthuk Kencur sampai Puncak Cendono dan Surga Cendono.
Menurut Kepala RKW 07 Mojokerto Timur Tahura R Soerjo, Ni Luh Novyanthi, bagi wisatawan khususnya pendaki pemula diimbau menyiapkan peralatan dan logistik yang cukup meskipun Bukit Cendono merupakan pendakian jarak pendek.
"Jalurnya landai, tapi memang ketika menuju puncak itu treknya agak sedikit terjal sehingga pendaki khususnya pemula agar berhati-hati tetap utamakan keselamatan," ucap pendaki senior tersebut, Minggu (12/7/2026).
Novyanthi berpesan, bagi wisatawan maupun pendaki di Bukit Cendono mengutamakan aspek keselamatan dan menjaga kelestarian alam dengan tidak membuang sampah di kawasan hutan.
Pendaki bertanggung jawab atas sampah bekas makanan yang dibawanya. Petugas akan melakukan pengecekan setiap pendaki usai turun di pos registrasi.
"Pada saat pendakian utamakan keselamatan, sampah yang dibawa bekas makanan wajib dibawa turun. Kita sudah menerapkan wisata Zero Waste atau tanpa sampah," tandasnya.
Pengalaman mendaki di bukit ini turut diakui oleh salah satu pendaki, Lailatul Nikmah (24) asal Candi, Sidoarjo.
Lailatul mengaku, jalur pendakian Bukit Cendono tergolong landai dan cukup menantang ketika menuju puncak.
Pendakian Bukit Cendono cocok bagi pendaki pemula, maupun wisatawan yang ingin melihat pemandangan alam.
Baca juga: 13 Destinasi Wisata Favorit di Sumenep dari Pantai hingga Bukit Cocok untuk Libur Lebaran 2026
"Persiapannya harus tetap dilengkapi, apalagi pendakian Bukit Cendono sekarang ramai pas libur sekolah," ungkapnya.
Lailatul berharap kelestarian di kawasan wisata pendakian tetap terjaga dan bebas sampah.
"Pesannya buat para pengunjung, tetap mengutamakan keselamatan dan menjaga kebersihan. Jangan lupa bawa sampah kembali dan tetap hati-hati," pungkas Lailatul.
Tiga puncak yang menjadi daya tarik wisatawan di pendakian Bukit Cendono meliputi Puncak Bukit Cendono, Puncak Cendono, dan yang teratas adalah Puncak Surga Cendono.
Ni Luh Novyanthi mengatakan, Bukit Cendono memang berbeda dengan pendakian lain di kawasan hutan konservasi ini.
Para pendaki dapat menyusuri persawahan dengan pemandangan asri hutan rimbun dan sungai berair jernih.
"Wisatawan bisa bermain di sungai sebelum melihat Puncak Cendono, di mana pemandangannya di sana deretan pegunungan Anjasmoro," ujar Novyanthi.
Baca juga: Pendaki Tersesat di Bukit Klotok Kota Kediri, Kehilangan Arah saat Kondisi Gelap
Novyanthi mengungkapkan, terdapat tiga puncak pendakian Bukit Cendono dengan ketinggian yang berbeda-beda menjadi daya tarik utama bagi para pendaki.
"Di sini ada 3 puncak, yaitu Puncak Bukit Cendono berada di ketinggian 900 Mdpl (Meter di atas permukaan laut), Puncak Cendono 1.131 Mdpl dan yang paling atas adalah Puncak Surga Cendono sekitar 1.160 Mdpl," bebernya.