BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA-Perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Gunung Kahung, Desa Belangian, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan dipastika. akan dikemas berbeda.
Sebanyak 200 pendaki diajak merayakan kemerdekaan dengan aksi memungut sampah di sepanjang jalur pendakian melalui Gerakan Anti Sampah (GAS) Kahung, yang digelar pada 15–18 Agustus 2026.
Pada kegiatan tersebut, setiap peserta diwajibkan membawa turun sampah nonorganik yang ditemukan selama perjalanan menuju puncak Gunung Kahung yang berada di ketinggian 1.456 meter di atas permukaan laut.
Ketua Pokdarwis Kahung Raya, Hendri Hidayat, Senin (13/7/2026) mengatakan kegiatan itu bertujuan menanamkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan gunung merupakan tanggung jawab setiap pendaki.
Menurutnya, sampah plastik, botol minuman, dan kemasan makanan masih kerap ditemukan di jalur pendakian.
Baca juga: Dilaporkan Sang Paman Atas Dugaan Penganiayaan, Mantan Wali Kota Banjarbaru Aditya: Itu Fitnah
Baca juga: Kecelakaan di A Yani Km 19 Landasan Ulin Banjarbaru, Satu Orang Pemotor Dikabarkan Meninggal Dunia
Seluruh sampah yang berhasil dikumpulkan nantinya akan dipilah dan dikelola agar tidak kembali mencemari kawasan hutan.
Selain aksi bersih jalur, GAS Kahung juga dirangkai dengan kegiatan eco-camping, lomba konten digital, serta upacara pengibaran Bendera Merah Putih di puncak sebagai bagian dari kampanye Zero Waste Kahung.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari Badan Geopark Meratus, Tahura Sultan Adam, Pemerintah Kabupaten Banjar, serta Pemerintah Desa Belangian.
Panitia juga menyiapkan perlengkapan kebersihan dan layanan ojek gratis sekitar tujuh kilometer saat perjalanan turun untuk memudahkan peserta membawa hasil pengumpulan sampah.
Kepala Desa Belangian, Aunul Khoir, juga menyambut positif kegiatan yang mengedukasi masyarakat dan wisatawan agar lebih peduli terhadap kelestarian Gunung Kahung.
Dia berharap budaya membawa turun sampah tidak hanya dilakukan saat kegiatan berlangsung, tetapi menjadi kebiasaan seluruh pendaki sehingga kawasan ekowisata Gunung Kahung tetap bersih dan lestari.
(Banjarmasin Post/Nurholis Huda)