WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menegaskan ASEAN Hyundai Cup atau Piala AFF 2026 bukan sekadar ajang mengejar trofi bagi skuad Garuda.
Turnamen ini akan dimanfaatkan sebagai bagian dari proyek besar membangun kekuatan Timnas Indonesia menuju Piala Asia 2027 hingga target jangka panjang pada 2030 yakni Piala Dunia.
Berbicara di sela pemusatan latihan Timnas Indonesia di Bali, Herdman mengaku antusias menjalani pengalaman pertamanya memimpin tim di kompetisi Asia Tenggara.
Menurut pelatih asal Inggris tersebut, setiap pertandingan akan menjadi tantangan baru karena harus menghadapi karakter lawan, gaya bermain, serta atmosfer sepak bola kawasan yang berbeda.
"Ini akan menjadi sebuah petualangan bagi saya. Ini adalah pengalaman pertama saya di Asia Tenggara, menghadapi lawan, gaya bermain, dan kondisi lingkungan yang berbeda," ujar Herdman.
Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste.
Herdman menilai seluruh lawan di grup memiliki organisasi permainan yang baik sehingga setiap pertandingan dipastikan berlangsung ketat.
"Saya sudah memiliki kesempatan memantau Vietnam, Kamboja, Singapura, dan Timor Leste. Kami tahu mereka adalah tim yang terorganisasi dengan baik dan akan berjuang keras," katanya.
Meski demikian, Herdman secara terbuka menyebut Vietnam sebagai kandidat terkuat untuk menjadi juara ASEAN Hyundai Cup 2026.
Menurutnya, pengalaman sebagai juara serta persiapan yang matang membuat The Golden Star Warriors layak menyandang status favorit.
Baca juga: Dapat Lampu Hijau, Mitchell Baker dan Luke Vickery Berpeluang Debut Timnas Indonesia di AFF 2026
"Saya pikir Vietnam adalah tim favorit turnamen ini. Melihat persiapan yang telah mereka lakukan dan fakta bahwa mereka pernah memenangkannya, mereka tahu bagaimana cara menjadi juara," ucap Herdman.
Kendati mengakui kekuatan Vietnam, Herdman menegaskan Timnas Indonesia tidak akan terbebani target yang berlebihan.
Ia memilih menerapkan pendekatan pertandingan demi pertandingan agar para pemain dapat berkembang tanpa tekanan yang berlebihan.
"Jalani satu pertandingan, lalu melangkah ke pertandingan berikutnya. Itulah fokus kami," katanya.
Lebih jauh, Herdman menjelaskan AFF 2026 menjadi bagian penting dari proses regenerasi dan pengembangan pemain lokal Indonesia.
Ia menyebut turnamen ini sebagai batu loncatan untuk mempersiapkan skuad menghadapi Piala Asia 2027 sekaligus membangun fondasi menuju target besar sepak bola Indonesia pada 2030.
"Target utamanya adalah tahun 2030. Dari sana kami bekerja mundur. Ada Piala Asia 2027, dan AFF memberi kami kesempatan untuk mempersiapkan pemain-pemain lokal agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi, sekaligus menjadi proses pembelajaran bagi saya," jelasnya.
Selain mengejar hasil di lapangan, Herdman ingin memanfaatkan turnamen ini untuk memperbanyak pengalaman internasional pemain muda.
Salah satu pemain yang menjadi perhatiannya adalah Dony Tri Pamungkas.
Menurut Herdman, pemain muda tersebut membutuhkan menit bermain lebih banyak dalam pertandingan kompetitif agar terus berkembang.
"Saya ingin memberikan kesempatan kepada beberapa pemain muda kami. Dony Tri, misalnya, saya berharap bisa mendapatkan lebih banyak pengalaman internasional karena atmosfer turnamen sangat berbeda dibanding pertandingan persahabatan," ujarnya.
Bagi Herdman, keberhasilan Timnas Indonesia di ASEAN Hyundai Cup 2026 tidak semata-mata diukur dari raihan gelar.
Ia menilai perkembangan kualitas permainan, mental bertanding, dan pengalaman para pemain selama turnamen merupakan target yang tidak kalah penting.
"Memikirkan lawan mungkin adalah hal terakhir yang ada di pikiran saya. Yang paling penting adalah kelompok pemain ini menunjukkan peningkatan dan merasakan pengalaman bermain di sebuah turnamen," pungkas Herdman.