Kisah Faiz Sarif dari Kuli Bangunan Sukses Jadi Kreator TikTok, Kini Raup Omzet Ratusan Juta
Alga W July 13, 2026 11:32 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Seorang kuli bangunan asal Sampang, Madura, Jawa Timur, Faiz Sarif, berhasil mengubah jalan hidupnya.

Dari seorang kuli bangunan, ia kini menjadi kreator konten TikTok dengan omzet mencapai ratusan juta rupiah per bulan.

Baca juga: Angka Fatherless Capai 24,9 Persen, Para Ayah di Lamongan Didorong Lebih Aktif Dampingi Anak

Kesuksesan yang diraih Faiz bukanlah hasil yang instan.

Di balik pencapaiannya saat ini, tersimpan perjalanan panjang yang penuh perjuangan dan kerja keras.

Setelah lulus SMA, Faiz harus mengubur impiannya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi karena keterbatasan biaya.

Demi membantu perekonomian keluarga, ia memilih bekerja sebagai kuli bangunan.

Setiap hari, ia bergelut dengan semen, pasir, dan terik matahari demi memperoleh upah harian yang bahkan kerap hanya cukup memenuhi kebutuhan makan.

"Dulu tangan saya kasar karena setiap hari pegang sekop, angkat semen, dan mengaduk pasir. Kerja dari pagi sampai sore di bawah terik matahari, sementara upahnya tidak menentu," kata Faiz, Senin (13/7/26).

Setelah sekitar satu tahun bekerja sebagai kuli bangunan, Faiz mencoba mencari peluang lain dengan berwirausaha.

Pada 2009, ia menikah dengan Anisa.

Dua tahun kemudian, tepatnya pada 2011, ia membuka usaha nasi bebek karena penghasilannya sebagai buruh bangunan dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan keluarga.

"Tahun 2009, saya menikah dengan pujaan hati, Anisa. Karena kerja sebagai kuli bangunan tidak mencukupi kebutuhan keluarga, akhirnya saya mencoba usaha nasi bebek pada 2011," ujarnya.

Usaha kuliner tersebut bertahan hingga 2017, setelah itu, Faiz kembali mencoba peruntungan dengan berjualan sate.

Justru saat berjualan sate inilah, jalan hidupnya berubah.

Di sela-sela waktu berjualan, Faiz mulai mengenal aplikasi TikTok.

Awalnya, ia hanya menggunakannya sebagai hiburan setelah lelah bekerja.

Bermodalkan telepon genggam sederhana, ia merekam video komedi ringan dan aktivitas sehari-hari dengan ciri khas logat Madura yang kuat.

Tak disangka, video pertamanya berhasil masuk halaman For You Page (FYP) dan ditonton jutaan pengguna.

"Awalnya cuma buat hiburan pas capek kerja. Tidak menyangka video pertama langsung FYP dan ditonton jutaan orang. Dari situ saya merasa mungkin ini jalan yang diberikan Tuhan," katanya.

Sejak saat itu, Faiz mulai serius menekuni dunia konten digital.

Ia mempelajari cara membuat video yang menarik, memahami algoritma media sosial, hingga meningkatkan kemampuan berinteraksi dengan penonton saat melakukan siaran langsung.

Konsistensi mengunggah konten setiap hari akhirnya membuahkan hasil.

Akun TikTok miliknya kini memiliki jutaan pengikut.

Popularitas tersebut membuka berbagai peluang pendapatan.

Mulai dari kerja sama promosi dengan berbagai merek, hingga fitur live selling yang rutin dilakukan setiap malam.

Dari aktivitas tersebut, Faiz mengaku mampu meraih omzet hingga ratusan juta rupiah setiap bulan.

Mengangkat perekonomian keluarga

Keberhasilan sebagai kreator konten membuat Faiz tidak lagi bergantung pada penghasilan dari berjualan sate.

Ia berhasil membangun rumah yang layak untuk kedua orang tuanya di kampung halaman.

Selain itu, hasil kerja kerasnya juga membawanya memiliki rumah pribadi serta kendaraan impian.

Namun, kesuksesan tersebut tidak dinikmati seorang diri.

Faiz turut membuka lapangan pekerjaan bagi sejumlah pemuda di kampungnya dengan merekrut mereka sebagai bagian dari tim kreatif, mulai dari kameramen hingga editor video.

Tak hanya aktif di dunia digital, Faiz bersama sang istri juga merintis usaha di bidang perawatan kecantikan dengan merek Ansrif AF.

"Alhamdulillah, produk kecantikan ini bisa terjual hingga ribuan setiap harinya," ungkap Faiz.

Menurutnya, era kini harus bisa memanfaatkan dunia digital dengan sebaik mungkin.

"Dunia digital telah membuka peluang yang sangat besar bagi siapa saja yang mau belajar, beradaptasi, dan bekerja keras," tutupnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.