Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Hari pertama sekolah, MIN 2 Bireuen atau MIN Lamkuta, Kecamatan Jangka, Bireuen, Senin (13/7/2026), langsung menggelar kegiatan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (Matamuda) tahun ajaran 2026/2027 di halaman madrasah.
Suasana hari pertama masuk madrasah berlangsung penuh semangat dan kehangatan.
Ratusan orang tua tampak mengantar sekaligus mendampingi putra-putri mereka yang resmi menjadi siswa baru MIN 2 Bireuen. Jumlah siswa baru pada tahun ajaran ini mencapai 72 orang.
Kepala MIN 2 Bireuen, Dra Aisyiah, menyampaikan bahwa kegiatan Matamuda akan berlangsung mulai 13 hingga 17 Juli 2026 sebagai sarana pengenalan lingkungan madrasah, guru, tata tertib, serta penanaman nilai-nilai karakter dan akhlakul karimah kepada peserta didik baru.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan MIN 2 Bireuen sebagai tempat belajar putra-putrinya.
Dukungan dan kerja sama orang tua sangat kami harapkan agar bersama-sama dapat membimbing anak-anak menjadi generasi yang berkarakter, saleh dan salehah, serta berprestasi," ujar Dra Aisyiah.
Baca juga: Hari Pertama Sekolah, Semua Siswa Baru SDN 19 Juli Bireuen Dapat Hadiah Tas
Pengawas Pembina Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, Hanafiah SAg MA, turut hadir memberikan motivasi kepada para siswa baru.
Ia mengajak seluruh peserta didik untuk rajin belajar dan menanamkan semangat menuntut ilmu sejak dini.
"Selamat datang di madrasah. Belajarlah dengan sungguh-sungguh dan rajin, karena anak yang rajin belajar akan memperoleh ilmu yang bermanfaat dan menjadi jalan menuju kebaikan.
Semoga kita semua menjadi penghuni surga. Aamiin," ungkap Hanafiah yang disambut antusias oleh para siswa.
Hanafiah juga menyampaikan apresiasi kepada kepala madrasah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh wali murid yang terus menjaga kekompakan dan kebersamaan dalam meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi madrasah.
"Semoga MIN 2 Bireuen tetap menjadi pilihan dan kebanggaan masyarakat.
Madrasah di Kabupaten Bireuen diharapkan terus melahirkan generasi yang mencintai Al-Qur'an, berbakti kepada orang tua, berakhlak mulia, serta mampu menguasai perkembangan teknologi dan digitalisasi," tuturnya. (*)