Bupati Arsal Minta PNS dari Luar Komitmen Mengabdi, Bukan Jadikan Daerah Batu Loncatan
Nurhadi Hasbi July 14, 2026 11:47 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, meminta Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru dilantik agar benar-benar berkomitmen mengabdi dan menjadi bagian dari masyarakat Mamuju Tengah.

Permintaan tersebut disampaikan menyusul fakta bahwa sebagian besar PNS formasi tahun 2024 yang dilantik berasal dari luar daerah.

Dari total 156 PNS yang resmi dilantik, sekitar 80 persen di antaranya bukan merupakan putra-putri asli Mamuju Tengah, melainkan berasal dari berbagai daerah lain.

Baca juga: 156 CPNS Mamuju Tengah Resmi Dikukuhkan Jadi PNS, 142 Dilantik dalam Jabatan Fungsional

Baca juga: Pemprov Sulbar Cari Sumber Pembiayaan agar TPP PNS dan Gaji PPPK Terbayar hingga Akhir 2026

Arsal Aras mengingatkan agar tidak ada niat untuk pindah tugas ke daerah asal maupun daerah lain setelah menjadi PNS di Mamuju Tengah.

"Kita berharap, setelah menjadi PNS di Mamuju Tengah, tidak ada pikiran-pikiran mereka untuk pindah ke luar atau ke daerah asalnya," tegasnya saat ditemui, Selasa (14/7/2026).

Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah tidak membedakan PNS asli daerah maupun pendatang.

Seluruh aparatur dianggap memiliki hak dan kewajiban yang sama sebagai abdi negara dan abdi masyarakat di Mamuju Tengah.

"Mereka semua adalah PNS di Mamuju Tengah, sehingga perlakuan pemerintah terhadap mereka semua sama," ucapnya.

Bupati Dorong PNS Bangun Kehidupan di Mamuju Tengah

Dalam kesempatan tersebut, Arsal Aras juga menyampaikan candaan kepada PNS yang masih lajang.

Ia mempersilakan mereka mencari pasangan hidup di Mamuju Tengah, khususnya bagi yang berasal dari luar daerah.

Bahkan, ia menyatakan siap membantu memfasilitasi jika ada PNS yang tidak memiliki keluarga di daerah tersebut, dengan catatan mereka benar-benar ingin menjadi bagian dari Mamuju Tengah.

"Silakan cari jodoh di Mamuju Tengah. Bahkan kalau tidak ada keluarganya, saya siap memfasilitasi, dengan catatan mereka betul-betul mau menjadi orang Mamuju Tengah," pungkasnya.

Lebih lanjut, Arsal meminta seluruh PNS yang bertugas di Mamuju Tengah menghilangkan keinginan untuk pindah setelah mendapatkan penempatan.

Ia menekankan agar Mamuju Tengah tidak dijadikan sekadar tempat mencari pengalaman sebelum berpindah ke daerah lain.

"Kita minta ketika sudah mengabdi di Mamuju Tengah mereka harus konsen bekerja," tegasnya.

Meski demikian, Arsal tidak melarang PNS mengembangkan usaha sampingan selama tidak mengganggu tugas pokok dan tanggung jawab sebagai aparatur negara.

"Kalau ada yang mau nyambi membuka usaha di Mamuju Tengah silakan," tambahnya.

Pernyataan Bupati tersebut menjadi penegasan komitmen pemerintah daerah dalam membangun sumber daya aparatur yang berdedikasi tinggi serta menjaga keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Mamuju Tengah. (*)

Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.