Gempa Bumi Terkini Magnitudo 4.3 Guncang Sarmi Papua, Cek Info BMKG Lengkap
Amiruddin July 14, 2026 11:48 AM

 

TRIBUNKALTARA.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG merilis informasi gempa bumi terkini di barat laut Sarmi, Papua, pada Selasa 14 Juli 2026.

Sebagai informasi, BMKG adalah singkatan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, yaitu lembaga pemerintah nonkementerian di Indonesia yang bertugas melaksanakan urusan pemerintahan di bidang Meteorologi, Klimatologi, Geofisika, hingga kualitas udara.

Selain itu, BMKG juga memberikan informasi penting seperti peringatan dini cuaca ekstrem, potensi bencana alam, dan data iklim yang sangat berguna untuk masyarakat, pemerintah, dan sektor industri.

Daerah Sarmi merupakan sebuah kabupaten yang terletak di pantai utara Provinsi Papua, berbatasan langsung dengan Samudera Pasifik di utara.

Jarak dari Sarmi ke Jayapura, ibu kota Provinsi Papua, adalah sekitar 450 kilometer melalui jalur darat. 

Perjalanan Sarmi ke Jayapura biasanya memakan waktu sekitar 6 hingga 8 jam tergantung kondisi jalan dan cuaca.

Dalam rilis terbaru BMKG disebutkan, gempa hari ini di Sarmi memiliki magnitudo 4.3.

Magnitudo gempa adalah ukuran kekuatan atau energi yang dilepaskan oleh gempa bumi dari pusatnya (hiposentrum), yang diukur menggunakan skala magnitudo, seperti Skala Richter (ML) atau Moment Magnitude (Mw).

Waktu terjadinya gempa sekira pukul 09:58:43 WIB.

Info BMKG, menyebut titik koordinat gempa Sarmi berada 2.39 LS, 138.96 BT.

Pusat gempa terkini berada 28 km di barat laut Sarmi.

Gempa hari ini berada di kedalaman 10 Km.

Informasi gempa Sarmi disampaikan di laman X resmi BMKG di @infoBMKG.

"#Gempa Mag:4.3, 14-Jul-2026 09:58:43WIB, Lok:2.39LS, 138.96BT (28 km BaratLaut SARMI-PAPUA), Kedlmn:10 Km #BMKG
 
Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di laman X resminya @infoBMKG yang dikutip TribunKaltara.com.

Baca juga: Gempa Hari Ini Magnitudo 3.6 di Sarmi Papua, Cek Info Lengkap BMKG Terbaru


Berdasarkan skala MMI yang dikutip dari laman BMKG, berikut info MMI yang dapat dipelajari.

I MMI

Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.

II MMI

Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.

III MMI

Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah.

Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.

IV MMI

Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.

V MMI

Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang.

Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.

 

Baca juga: Gempa Hari Ini M 4.2 Guncang Sarmi Papua, Cek Kedalaman dari BMKG

VII MMI

Semua orang di rumah keluar.

Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik.

Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah.

Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.

VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat.

Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.

IX MMI

Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan.

Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri.

Jembatan rusak, terjadi lembah.

Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.

XII MMI

Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah.

Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.


(*)

(TribunKaltara.com/Amiruddin)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.