TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bengkulu, Sabura Soe'oed Putra, mengunjungi kantor TribunBengkulu.com pada Selasa (14/7/2026) pagi.
Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 09.30 WIB tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus diskusi mengenai dunia pendidikan di Provinsi Bengkulu.
Sabura datang bersama jajaran BPMP Provinsi Bengkulu dan disambut oleh Content Manager Tribun Bengkulu, M Syah Beni, serta Business Manager Tribun Bengkulu, Komi Kendy.
Suasana pertemuan berlangsung santai dan akrab.
Dalam kesempatan tersebut, Sabura juga menjadi narasumber podcast Tribun Bengkulu yang dipandu oleh Content Manager Tribun Bengkulu, M Syah Beni.
Di dalam studio podcast Tribun Bengkulu, keduanya duduk berhadapan dan berbincang mengenai berbagai persoalan pendidikan di Provinsi Bengkulu.
Perbincangan tersebut antara lain membahas tugas dan fungsi BPMP, peran lembaga itu dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan, serta pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam upaya memajukan pendidikan di Bengkulu.
Pemerataan Mutu Pendidikan
Salah satu topik yang dibahas adalah pemerataan mutu pendidikan agar masyarakat tidak lagi hanya berorientasi pada sekolah-sekolah tertentu yang selama ini dianggap sebagai sekolah favorit.
Sabura mengatakan, konsep yang didorong ke depan adalah pemerataan pendidikan sehingga seluruh sekolah dapat menjadi pilihan bagi masyarakat.
"Ya, ini pada tataran konsep pemerataan untuk pendidikan. Maka Pak Menteri kan selalu katakan, ke depan tidak ada lagi sekolah favorit. Bukan tidak ada sekolah favorit, tapi semua sekolah adalah favorit. Semua sekolah favorit," kata Sabura.
Menurutnya, upaya meningkatkan mutu pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak.
Peran berbagai pihak diperlukan untuk mendukung terciptanya pendidikan yang semakin berkualitas di Provinsi Bengkulu.
Pemantauan Pelaksanaan MPLS
Selain membahas pemerataan mutu pendidikan, perbincangan tersebut juga menyinggung pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun 2026.
Sabura menjelaskan, BPMP Provinsi Bengkulu telah menugaskan jajarannya untuk melakukan pemantauan pelaksanaan MPLS di kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.
Pemantauan dilakukan dengan mengambil sampel sejumlah sekolah.
"Kemudian untuk monitoring MPLS, kita tugaskan teman-teman BPMP untuk menyebar ke semua kabupaten dan kota. Tentunya tidak semua sekolah, ya. Kita sampling saja," ujar Sabura.
BPMP Provinsi Bengkulu juga terus memberikan advokasi kepada pemerintah daerah dan sekolah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi anak.
Sekolah diharapkan menjadi lingkungan yang ramah bagi seluruh peserta didik, tanpa perundungan maupun marginalisasi terhadap anak.
"Karena kita selalu memberikan advokasi kepada pemerintah daerah dan sekolah, tidak ada lagi bullying, tidak ada lagi anak yang dimarginalkan dan sebagainya," kata Sabura.
Setelah berbincang dan berdiskusi mengenai berbagai isu pendidikan, rangkaian kunjungan tersebut diakhiri dengan foto bersama di kantor TribunBengkulu.com.
Sabura bersama jajaran BPMP Provinsi Bengkulu dan Content Manager Tribun Bengkulu, M Syah Beni, berfoto bersama di depan logo Tribun Network dan TribunBengkulu.com sebagai bagian dari rangkaian kunjungan tersebut.
Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini