TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat menanggapi laporan dari Dinas Pendidikan terkait 6.104 Anak Tidak Sekolah (ATS) di Tanjung Jabung Barat.
Dia mengatakan, seluruh camat, lurah, dan kades untuk merekap ATS kita di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
“Cuma itu, karena ada anak dari SD dia masuk ke madrasah atau anak dari TK dia masuk ke madrasah madrasah. Madrasah ini kan kewenangan Kemenag sehingga tidak dalam satu sistem apa pelaporan,” katanya.
Sehingga, pihaknya akan meminta data terkait kepada Kemenag, agar data tersebut dimasukkan ke dalam data pihaknya.
“Nanti data-data itu dimasukkan ke kita. InsyaAllah mudah-mudahan ATS kita bisa turun ya,” ujarnya.
Sehingga, dia berharap angka ATS di Kabupaten Tanjung Jabung Barat segera turun. Selain itu, pihaknya juga membuat gerakan gerakan jemput anak, untuk jemput anak pola asuh.
“Jadi, setiap OPD kita wajibkan untuk ambil anak asuh, mereka yang akan memasukkan ke sekolahnya masing-masing. Alhamdulillah sudah berjalan kemarin terutama anak Suku Duano, yang kita ambil agar mereka masuk sekolah baik di tingkat SD maupun di SMP,” pungkasnya. (Tribun Jambi/Syrillus Krisdianto)
Baca juga: Jambi Top 7 14/7/2026, Kecelakaan Jalinsum Sarolangun 2 Pemotor Tewas vs Mobil
Baca juga: Pecah Kongsi Lagi di Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan Khozinudin Saling Serang