Waspada! Penipuan Catut Nama Bupati dan Wabup Pidie Marak Lewat WhatsApp dan Medsos
Muliadi Gani July 14, 2026 01:49 PM

 

PROHABA.CO, PIDIE – Masyarakat Kabupaten Pidie diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi penipuan yang mencatut nama Bupati Pidie Sarjani Abdullah dan Wakil Bupati Pidie Al Zaizi.

Dalam dua pekan terakhir, aksi penipuan dengan memanfaatkan media sosial (medsos) dan aplikasi pesan singkat dilaporkan semakin marak terjadi.

Pelaku diduga memanfaatkan identitas serta nama pejabat daerah untuk meyakinkan calon korban.

Modus yang digunakan yakni menghubungi masyarakat melalui pesan WhatsApp, SMS, maupun sambungan telepon secara langsung.

Bupati Pidie Sarjani Abdullah mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pesan atau akun yang mengatasnamakan dirinya maupun Wakil Bupati Pidie.

Baca juga: Modus Penipuan, Akun Facebook Palsu Catut Nama Bupati Nagan Raya, Warga Diminta Waspada

"Saya mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan Bupati dan Wakil Bupati melalui media sosial, aplikasi WhatsApp, SMS maupun sambungan telepon," kata Sarjani, Selasa (14/7/2026).

Ia menyampaikan imbauan tersebut setelah adanya informasi mengenai sejumlah akun media sosial dan pihak tertentu yang menggunakan nama serta identitas Bupati dan Wakil Bupati Pidie untuk menjalankan aksi penipuan.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku menggunakan berbagai modus, seperti menawarkan bantuan, meminta sejumlah uang, meminta data pribadi korban, hingga menjanjikan adanya transfer dana ke rekening.

Juru Bicara Bupati Pidie, Andi Firdhaus, dikutip Serambinews.com, Selasa (14/7/2026) menegaskan bahwa Bupati dan Wakil Bupati Pidie tidak pernah meminta masyarakat melakukan transfer uang, menyerahkan data pribadi, maupun menawarkan bantuan melalui akun media sosial pribadi, pesan singkat, atau sambungan telepon.

Baca juga: Polisi Tangkap Wanita Pelaku Investasi Bodong di Padangsidimpuan, 51 Korban Rugi Rp400 Juta

"Jangan mudah percaya terhadap setiap pesan atau akun yang mengatasnamakan Bupati Pidie.

Apalagi jika menawarkan transfer sejumlah uang.

Masyarakat harus selalu melakukan verifikasi terhadap informasi yang diterima," ujar Andi.

Ia juga mengajak masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak langsung mempercayai informasi yang belum diketahui kebenarannya.

Menurutnya, kewaspadaan masyarakat sangat penting untuk mencegah terjadinya kejahatan digital yang semakin berkembang dengan memanfaatkan nama pejabat publik.

Pemkab Pidie juga meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta segera melaporkan apabila menemukan akun atau komunikasi mencurigakan yang mengatasnamakan Bupati maupun Wakil Bupati Pidie.

"Kerja sama masyarakat sangat penting untuk mencegah terjadinya kejahatan digital yang mengatasnamakan Bupati dan Wakil Bupati Pidie," pungkasnya.

(Serambinews.com/Muhammad Nazar)

Baca juga: Pemko Sabang Imbau Waspada Akun Palsu Catut Nama Wali Kota

Baca juga: Polres Aceh Jaya Ringkus Pelaku Wanita Penipuan Jual Beli Emas Campuran, Rugikan Pembeli Rp67,2 Juta

Baca juga: Waspada! Penipuan Jemaah Haji Marak, Modus Minta Pembaruan Data via Telepon

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.