SRIPOKU.COM, PALEMBANG– Kondisi jalan berlubang di Jalan Pangeran Ratu, tepatnya di depan Gedung Pengadilan Agama Kota Palembang, Kecamatan Jakabaring, Sumatera Selatan, dikeluhkan warga dan pengguna jalan.
Lubang yang diperkirakan memiliki kedalaman sekitar 4 hingga 5 sentimeter itu dinilai membahayakan pengendara karena hingga kini belum mendapatkan perbaikan permanen.
Jalan Pangeran Ratu merupakan salah satu jalur utama yang menghubungkan kawasan OPI, Amin Mulia, Jakabaring, hingga Dekranasda.
Selain itu, ruas jalan tersebut juga menjadi akses menuju sejumlah destinasi wisata di kawasan Jakabaring, seperti OPI Mall, OPI Water Fun, Bird Park Palembang, serta Kompleks Olahraga Jakabaring.
Sunarto, petugas parkir di depan Pengadilan Agama Kota Palembang, mengatakan jalan tersebut sebenarnya pernah diperbaiki.
Namun, menurutnya, perbaikan hanya dilakukan dengan penambalan sehingga kerusakan kembali muncul saat musim hujan.
"Waktu itu pernah diperbaiki, tapi hanya ditambal. Saat musim hujan berlubang lagi, bahkan kedalamannya bertambah sekitar 4 sampai 5 sentimeter," kata Sunarto, Selasa (14/7/2026).
Warga yang tinggal di kawasan Amin Mulia itu menambahkan, banyak pengendara melintas dengan kecepatan tinggi sehingga keberadaan lubang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.
Menurutnya, kondisi menjadi lebih berbahaya ketika hujan turun karena lubang tertutup genangan air sehingga sulit terlihat oleh pengendara.
"Kalau hujan lebih bahaya lagi karena lubangnya tidak terlihat. Bahkan pernah ada pengendara motornya rusak karena menghantam lubang yang tertutup air," ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan Rian, seorang pengemudi ojek online yang setiap hari melintasi jalan tersebut.
Ia menilai kondisi jalan berlubang sangat disayangkan karena berada di kawasan yang ramai aktivitas masyarakat, terutama di sekitar Pengadilan Agama Kota Palembang.
"Sayang sekali, jalan yang seharusnya cepat diperbaiki malah hanya mendapat tambalan," katanya.
Rian berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan maupun Pemerintah Kota Palembang segera melakukan perbaikan permanen agar tidak membahayakan pengguna jalan.
"Kalau hujan jalan sudah licin, ditambah berlubang, tentu sangat berbahaya dan bisa menyebabkan kecelakaan," pungkasnya.