TRIBUNPALU.COM - Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap berbagai Program Strategis Nasional (PSN) di bidang agraria dan pertanahan, Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sulawesi Tengah menyelenggarakan Sosialisasi Program Strategis Nasional Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional bersama Anggota Komisi II DPR RI, H. Longki Djanggola.
Kegiatan ini berlangsung di Hotel Best Western Coco, Kota Palu, dan dihadiri oleh jajaran Kanwil BPN Provinsi Sulawesi Tengah serta masyarakat sebagai peserta sosialisasi. Senin (13/07/2026).
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Tengah, Indera Imanuddin, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya sosialisasi sebagai sarana membangun pemahaman yang sama antara pemerintah dan masyarakat mengenai kebijakan serta program strategis di bidang pertanahan.
Baca juga: Pelajar di Palu Diajari Bedakan Hoaks, DKIPS Sulteng: Jangan Mudah Percaya Informasi Viral
Menurutnya, keberhasilan program-program Kementerian ATR/BPN tidak hanya ditentukan oleh kinerja pemerintah, tetapi juga oleh partisipasi aktif dan pemahaman masyarakat terhadap hak, kewajiban, serta manfaat dari setiap program yang dijalankan.
Dalam kesempatan tersebut, H. Longki Djanggola menyampaikan berbagai materi terkait Program Strategis Nasional Kementerian ATR/BPN, termasuk pentingnya percepatan legalisasi aset, kepastian hukum hak atas tanah, penataan administrasi pertanahan, serta penguatan pelayanan publik yang semakin mudah, cepat, dan transparan.
Ia juga menegaskan komitmen Komisi II DPR RI dalam mendukung kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat melalui penguatan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Pejabat Administrator dan Pejabat Fungsional Madya di lingkungan Kanwil BPN Provinsi Sulawesi Tengah, serta masyarakat dari berbagai unsur yang hadir sebagai peserta sosialisasi.
Baca juga: Polresta Banggai Ungkap Kasus Sabu di Toili, Dua Pria Diamankan Bersama Barang Bukti
Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi wujud sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat dalam mendukung implementasi program-program strategis di bidang agraria dan tata ruang.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga menghadirkan sesi diskusi interaktif yang memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan pertanyaan, masukan, serta berbagai persoalan yang dihadapi terkait layanan pertanahan.
Dialog yang berlangsung secara terbuka menjadi sarana yang efektif untuk memperkuat komunikasi, meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap regulasi pertanahan, sekaligus memberikan solusi atas berbagai isu yang berkembang di lapangan.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Kanwil BPN Provinsi Sulawesi Tengah berharap masyarakat semakin memahami pentingnya tertib administrasi pertanahan serta dapat memanfaatkan berbagai layanan dan program Kementerian ATR/BPN secara optimal.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Kanwil BPN Provinsi Sulawesi Tengah dalam menghadirkan pelayanan pertanahan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat demi terwujudnya kepastian hukum atas tanah di Provinsi Sulawesi Tengah. (*)