POSBELITUNG.COM, BANGKA - Jumlah kendaraan bermotor seluruh Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tercatat 1.314.918 unit per 13 Juli 2026.
Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Babel Yunan Helmi, mengatakan, dari total itu rinciannya roda dua (R2) 1.152.421 unit dan 162.497 unit roda empat (R4).
Baca juga: Buruh Minta Pajak JHT Dihapus, Menkeu Purbaya Jelaskan Aturan yang Berlaku
Menurutnya, peningkatan jumlah kendaraan memberikan kontribusi signifikan terhadap penerimaan daerah melalui sektor pajak.
"Jumlah pendapatan se-Babel dari PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) Rp89.027.734.000 dan BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) Rp56.336.269.000. Total PKB dan BBNKB Rp145.364.003.000," ucapnya, Senin (13/7/2026).
Capaian pendapatan, lanjutnya, menunjukkan tingginya kontribusi sektor kendaraan bermotor terhadap pendapatan asli daerah (PAD).
Baca juga: Pemkab Beltim Siapkan Penataan OPD, Afa Targetkan PAD Tembus Rp150 Miliar
Yunan menyebut, khusus Kota Pangkalpinang yang berstatus ibu kota provinsi, jumlah kendaraan tercatat 248.198 unit, terdiri dari 206.312 R2 dan R4 berjumlah 41.886 unit.
"Realisasi PKB mencapai Rp23.000.470.700 dan BBNKB Rp12.221.908.500," ujarnya.
Yunan menambahkan, Bakuda terus mendorong peningkatan penerimaan PAD yang nantinya digunakan lagi buat pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Babel.
Satu di antaranya lewat program inovasi Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia dipadukan Pelayanan Terpadu Samsat Keliling.
Program itu, digelar serentak di tujuh UPT Bakuda/Samsat se-Bangka Belitung.
Baca juga: Bapenda Belitung Targetkan PAD 2026 Tembus Rp197,5 Miliar
Ini menjadi strategi baru meningkatkan kesadaran masyarakat membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan mendongkrak PAD.
"Melalui konsep pelayanan yang dikemas lebih santai, interaktif, dan menyenangkan, kami optimis inovasi ini mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus memperkuat kedekatan pemerintah dengan masyarakat," kata Yunan. (*)