Laporan Muhammad Azzam
TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG- Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menegaskan bahwa proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) berjalan tertib sesuai tata ruang tanpa adanya yang menyimpang.
Seperti dibangun di lokasi tidak semestinya, di tengah bukit atau area persawahan.
"Pembangunan di Kabupaten Karawang alhamdulillah sesuai dengan apa yang menjadi keinginan masyarakat. Pembangunannya juga tidak ada yang menonjol di lokasi yang tidak semestinya, seperti contoh di tengah bukit atau di tengah sawah. Jadi insyaallah semuanya clear," ujar Aep saat diwawancara di sela-sela kunjungan tim uji petik dari Agrinas dan Kementerian Koperasi (Kemenkop) RI pada Selasa (14/7/2026).
Aep menyampaikan rasa syukur atas terpilihnya Karawang sebagai salah satu lokasi uji petik nasional, yang turut dihadiri langsung oleh Deputi Bidang Perkoperasian Kemenkop RI.
Menurutnya, keselarasan pembangunan dengan aspirasi masyarakat dan aturan tata ruang menjadi kunci utama tata kelola daerah saat ini.
Untuk memastikan kesesuaian administrasi dan kondisi riil di lapangan, tim gabungan dari pusat dijadwalkan segera turun langsung guna melakukan verifikasi fisik.
Aep menyatakan bahwa pemerintah daerah siap mendukung penuh proses verifikasi tersebut, termasuk mempercepat pengurusan jika ditemukan dokumen atau surat-surat yang perlu segera ditindaklanjuti demi kelancaran program.
"Saat ini, sebanyak 18 persen dari total proyek pembangunan dilaporkan telah selesai sepenuhnya, sementara 26 persen lainnya sedang dalam tahap pengerjaan aktif di lapangan," beber dia.
Adapun sisa 46 persen pembangunan daerah telah masuk dalam perencanaan matang dan dijadwalkan segera dimulai dalam waktu dekat.
Pemerintah Kabupaten Karawang berharap kolaborasi melalui skema uji petik ini mampu memperkuat sinergi antara kebijakan pusat dan daerah, sekaligus memastikan seluruh pembangunan berjalan tepat guna demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. (MAZ)