Warga Rela Datang Pukul 07.00 Wita di Pasar Murah Kantor Gubernur, Harga Telur Rp 46 Ribu per Rak
Junisah July 14, 2026 04:33 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Sejak pagi, Selasa (14/7/2026) di halaman Kantor Gubernur Kaltara dipenuhi warga yang rela antre di Pasar Murah demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Kegiatan Pasar Murah yang digelar Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kaltara dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Koperasi itu menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menghemat pengeluaran rumah tangga.

Salah seorang warga, Hasnah mengaku sudah berada di lokasi sejak pukul 07.00 Wita agar tidak kehabisan stok sembako.

Ia datang bersama anaknya dan langsung membeli sejumlah kebutuhan pokok, mulai dari beras, telur, minyak goreng, bawang merah hingga bawang putih.

Baca juga: Tiap Digelar Pasar Murah di Malinau, ‎Telur Ayam, Bawang Putih dan Minyak Goreng Selalu Ludes

"Alhamdulillah, terbantu sekali. Makanya saya jam 7 sudah di sini tadi," ujarnya, Selasa (14/7/2026)

Menurut Hasnah, harga kebutuhan bahan pokok yang dijual di Pasar Murah jauh lebih rendah dibandingkan harga di pasar.

Ia mencontohkan harga telur ayam yang dijual sekitar Rp46 ribu per rak, sementara di pasar mencapai Rp63 ribu hingga Rp65 ribu. Minyak goreng juga dijual sekitar Rp16 ribu per liter, lebih murah dibanding harga pasar yang mencapai Rp20 ribu.

Begitu pula dengan bawang merah yang dijual sekitar Rp40 ribu per kilogram, sedangkan di pasar mencapai sekitar Rp55 ribu per kilogram. Sementara bawang putih dijual sekitar Rp32 ribu per kilogram.

Selisih harga tersebut dinilai cukup membantu masyarakat di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus meningkat.

"Jauh bedanya kalau dibanding beli di pasar. Lumayan sekali menghemat," katanya.

Baca juga: Pemkab Nunukan Gelar Pasar Murah Sambut Nataru, Sasar Wilayah Mayoritas Umat Nasrani

Hasnah memperkirakan bahan pokok yang dibelinya dapat memenuhi kebutuhan keluarganya selama sekitar satu bulan, terutama untuk beras.

Sementara bawang merah dan bawang putih biasanya akan habis lebih cepat untuk kebutuhan memasak sehari-hari.

Ia berharap kegiatan Pasar Murah seperti ini tidak hanya digelar pada momen tertentu, tetapi dapat dilakukan secara rutin.

"Mudah-mudahan ada lagi ke depannya. Harapan kami terus ada, kalau bisa sebulan sekali," ucapnya.

Pasar Murah yang digelar Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kaltara ini menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-79 Koperasi.

Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan dampak kenaikan harga bahan pangan.

(*)

Penulis : Desi Kartika Ayu

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.