Jakarta (ANTARA) - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin tampak duduk bersama saat menghadiri acara peluncuran sebuah buku di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa.

Adapun buku yang diluncurkan, yakni "Anotasi KUHAP 2025: Sebuah Catatan Pembahasan dan Penjelasan Komprehensif Komisi III DPR RI".

Kapolri dan Jaksa Agung duduk bersama di kursi paling depan bersama Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto dan Juru Bicara Mahkamah Agung Yanto.

"Tadi sengaja kita undang Pak Kapolri, Pak Jaksa Agung ya, pada momen yang paling tepat ini karena keduanya adalah mitra-mitra terbaik kami," kata Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman usai acara peluncuran buku.

Jaksa Agung dan Kapolri duduk di kursi pada satu meja yang sama, tetapi tidak bersebelahan, karena kursi di antara keduanya diisi pimpinan DPR RI. Kemudian, keduanya diminta turut ke atas panggung untuk seremoni peluncuran buku tersebut.

Di sela momen tersebut, Habiburokhman mengajak kedua pimpinan lembaga penegak hukum itu untuk berswafoto dan mereka pun tampak akrab.

Habiburokhman mengaku mengajak keduanya untuk berfoto karena khawatir ada gesekan antara kedua lembaga tersebut akibat dinamika hukum terkait eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Menurut dia, Listyo Sigit dan Burhanuddin merupakan orang baik, dan Kejaksaan Agung serta Polri pun sudah bekerja sangat baik.

"Kita undang, saya foto, ya mereka tertawa dengan gembira ya, alhamdulillah ya. Semoga ke depan semakin landai," katanya.