Inggris ke Final Piala Dunia 2026 Harga Mati, Siaga Singkirkan Argentina via Penalti
Dwi Setiawan July 14, 2026 06:30 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Jordan Pickford menegaskan timnas Inggris siap menghadapi segala kemungkinan saat melawan Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026. Termasuk jika harus menyingkirkan Argentina via adu penalti.

The Three Lions dijadwalkan menghadapi juara bertahan Argentina di Atlanta Stadium, Kamis (16/7) pukul 02.00 WIB. 

Laga ini diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim tampil konsisten sepanjang turnamen dan sama-sama memiliki mental juara yang membawa mereka melaju hingga babak semifinal.

Lionel Messi cs jelas menjadi tim nomor satu yang paling dicari untuk dikalahkan. Mengingat status timnas Argentina adalah juara bertahan.

SORAK PIALA DUNIA - Fans Tim Nasional (Timnas) Argentina yang tergabung dalam La Albiceleste Fakfak saat berkumpul di Ruang Terbuka Hijau (RTH) KH Ma'ruf Amin Jalan Dr Salasa Namudat pasca kemenangan Argentina vs Mesir dan memastikan diri lolos ke perempat final, Rabu (8/7/2026)
SORAK PIALA DUNIA - Fans Tim Nasional (Timnas) Argentina yang tergabung dalam La Albiceleste Fakfak saat berkumpul di Ruang Terbuka Hijau (RTH) KH Ma'ruf Amin Jalan Dr Salasa Namudat pasca kemenangan Argentina vs Mesir dan memastikan diri lolos ke perempat final, Rabu (8/7/2026) (Tribunnews.com/Tribunpapuabarat.com/Aldi Bimantara)

"Argentina juga sebagai juara bertahan. Jika Argentina bisa mempertahankan gelar, ini akan menjadi pencapaian yang monumental karena mereka harus menebus tiga kekuatan terbesar Eropa," kata Bayu Ajianto, seorang football enthusiast, dalam podcast Super Taktik di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.

Laga Inggris vs Argentina bisa dianggap bukan sembarang big match, mengingat rivalitas dan ketegangan yang pernah terjadi sepanjang pertemuan kedua kekuatan di event Internasional.

Melihat kekuatan yang cukup berimbang, duel ini berpotensi berlanjut hingga babak tambahan waktu, bahkan ditentukan melalui adu penalti.

Jika skenario tersebut terjadi, Argentina sedikit lebih diunggulkan berdasarkan catatan sejarah.

Albiceleste sudah enam kali memenangi adu penalti di putaran final Piala Dunia, terbanyak dibandingkan negara mana pun.

Kemenangan adu penalti juga diraih Argentina dalam perjalanan mereka mengangkat trofi di Qatar empat tahun lalu.

Dengan tingkat keberhasilan 86 persen, Argentina menjadi satu-satunya semifinalis Piala Dunia 2026 yang memiliki rasio kemenangan adu penalti di atas 50 persen.

Sementara itu, Inggris baru sekali merasakan kemenangan lewat adu penalti di Piala Dunia, yakni saat menyingkirkan Kolombia pada babak 16 besar edisi 2018.

Kedua tim juga pernah saling berhadapan dalam adu penalti di Piala Dunia 1998.

Saat itu, Argentina keluar sebagai pemenang dengan skor 4-3 setelah bermain imbang 2-2 hingga babak perpanjangan waktu.

Meski begitu, Pickford menegaskan Inggris telah mempersiapkan diri untuk menghadapi segala kemungkinan.

"Ini adalah pertarungan kami melawan mereka untuk memperebutkan satu tempat di final. Ini adalah pertandingan sepak bola, entah berakhir dalam 90 menit, 120 menit, atau harus melalui adu penalti," ujar Pickford, seperti dikutip dari laman TNT Sport.

"Kami siap menghadapi situasi apa pun. Ini soal kami melawan mereka dan siapa yang akhirnya keluar sebagai pemenang. Kami benar-benar siap untuk itu," lanjut kiper Everton tersebut.

Inggris vs Argentina Penuh Emosi

Pertemuan Inggris dan Argentina selalu sarat dengan nuansa rivalitas. Selain dipengaruhi sejarah hubungan kedua negara, duel ini juga menyimpan banyak momen ikonik di Piala Dunia.

Mulai dari gol "Tangan Tuhan" Diego Maradona pada Piala Dunia 1986 hingga kartu merah David Beckham saat kedua tim bertemu di Piala Dunia 1998, semuanya menjadi bagian dari sejarah panjang rivalitas kedua negara.

Namun, Pickford menilai masa lalu tidak seharusnya memengaruhi fokus para pemain saat ini.

Baginya, yang terpenting adalah bagaimana Inggris mampu menampilkan performa terbaik demi mengamankan tiket ke partai final.

"Ini hanyalah sebuah pertandingan sepak bola," kata Pickford.

"Menurut saya, fokus utama kami adalah bagaimana timnas Inggris bisa menampilkan permainan terbaik untuk mengalahkan tim hebat lainnya," ujar Pickford mengakhiri.

(Tribunnews.com/Giri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.