Tak Hanya Tertib Lalu Lintas, Satlantas Polres Mojokerto Edukasi Bahaya Cyberbullying ke Pelajar
Sudarma Adi July 14, 2026 09:14 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, M Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO – Memasuki hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru 2026/2027, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Mojokerto bergerak cepat membentengi para pelajar dengan pemahaman hukum.

Melalui program inovatif "Polantas Menyapa", aparat kepolisian mendatangi ratusan siswa di SMK Asy-Syarif yang berlokasi di Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto pada Selasa (14/7/2026).

Berbeda dengan sosialisasi formal pada umumnya, kegiatan kali ini dikemas secara fun, edukatif, dan penuh interaksi, sehingga sukses memantik antusiasme tinggi dari para siswa baru yang memadati area pertemuan.

Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Bernardus Bagas Simarmata, mengungkapkan bahwa program "Polantas Menyapa" sengaja digulirkan sebagai langkah taktis untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang kerap melibatkan usia remaja.

Baca juga: SDN di Daerah Pelosok Mojokerto Tanpa Murid Baru, Dispendik Siapkan Evaluasi dan Pendampingan

Namun di samping itu, terdapat misi penting lain yang disisipkan di dalam materi pengajaran.

"Selain kampanye mengenai pentingnya keselamatan berkendara di jalan raya, Tim Satlantas Polres Mojokerto juga memberikan atensi khusus terkait fenomena perundungan (bullying) di lingkungan lembaga pendidikan," ujar AKP Bagas, Selasa siang.

Perwira polisi asal Solo tersebut memaparkan, penggabungan materi tertib berlalu lintas dengan kampanye anti-perundungan merupakan strategi preventif terpadu.

Siswa diberikan pemahaman menyeluruh mengenai dampak buruk bullying, baik yang terjadi secara fisik, verbal, maupun psikis melalui ruang digital atau cyberbullying.

"Dampak dari perundungan ini sangat fatal karena berpotensi merusak kondisi mental dan masa depan si anak. Oleh sebab itu, kami ingin membentuk karakter anak yang tidak hanya disiplin di jalan raya, tetapi juga memiliki nilai saling menghargai sesama teman sejawat sehingga lingkungan sekolah bebas perundungan," pungkas AKP Bagas.

Dua Polisi dan Dua Polwan Diterjunkan Cairkan Suasana

Sementara itu, Kasi Humas Polres Mojokerto, IPTU Suyanto, menambahkan bahwa keberhasilan jalannya acara yang interaktif ini tidak lepas dari kepiawaian para personel Satlantas yang bertindak sebagai pemateri.

Polres Mojokerto menerjunkan tim gabungan yang terdiri dari dua Polisi dan dua Polwan untuk menyampaikan materi dengan gaya komunikasi yang luwes khas anak muda.

Baca juga: Nasib Sekolah Pelosok di Perbatasan Mojokerto, Tak Dapat Murid Baru saat MPLS 2026

"Tim Satlantas yang bertugas sebagai pemateri di SMK Asy-Syarif di antaranya adalah IPDA Suliyadi dan AIPDA Fajar Sumpono. Kehadiran mereka diperkuat oleh dua Polwan, yaitu Briptu Dhea Hariyanti Ningrum dan Bripda Aisha Evelyna," merinci IPTU Suyanto.

Melalui kehadiran para personel tersebut, para siswa tidak hanya sekadar mendengarkan ceramah satu arah, melainkan diajak berdialog, melakukan tanya jawab seputar aturan berkendara yang benar, hingga berbagi pandangan tentang cara menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan berprestasi tanpa bullying.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.