TRIBUNNEWS.COM - Persija Jakarta resmi memulai persiapan menyambut Super League 2026/2027 dengan menggelar latihan perdana di bawah arahan pelatih anyar, Shin Tae-yong.
Sesi latihan berlangsung di Persija Training Ground, Bojongsari, Jawa Barat, Selasa (14/7/2026), dan diikuti mayoritas pemain yang telah bergabung dengan skuad Macan Kemayoran.
Sejumlah rekrutan anyar tampak ambil bagian dalam latihan, mulai dari pemain lokal seperti Pratama Arhan, Victor Dethan, dan Aqil Savik hingga pemain asing Kerim Memija, Denis Kolinger, Radovan Pankov, dan Kyohei Yoshino.
Namun, Shin Tae-yong memberi sinyal bahwa aktivitas transfer Persija belum berakhir.
Pelatih asal Korea Selatan itu mengungkapkan masih ada pemain baru yang sedang dalam proses bergabung dengan tim.
"Ada juga pemain baru yang masih dalam proses datang," ujar Shin Tae-yong, dikutip dari BolaSport.com, pada Selasa (14/7/2026).
Meski mengonfirmasi masih akan ada tambahan amunisi, STY enggan mengungkapkan jumlah maupun identitas pemain yang akan direkrut.
Ia menegaskan seluruh proses masih menunggu keputusan dari manajemen Persija.
Pada latihan perdana tersebut, beberapa pemain utama belum bisa bergabung karena tengah mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia di Bali.
Mereka adalah Mauro Zijlstra, Shayne Pattynama, Rizky Ridho, Dony Tri Pamungkas, dan Rayhan Hannan.
Meski belum tampil dengan kekuatan penuh, Shin Tae-yong mengaku puas dengan kondisi para pemain yang hadir.
Menurutnya, seluruh pemain menunjukkan kondisi fisik yang cukup baik dan tidak ada yang mengalami cedera setelah menjalani sesi latihan pertama.
"Pemain yang sudah mengikuti latihan sejauh ini secara keseluruhan menunjukkan kondisi yang cukup baik," kata STY.
Mantan pelatih Timnas Indonesia itu menjelaskan fokus utama tim pada tahap awal pramusim adalah membangun kebugaran sebelum masuk ke materi taktik.
Selain itu, ia menaruh perhatian besar terhadap proses adaptasi para pemain baru agar kekompakan tim bisa segera terbentuk.
"Dalam sepak bola, sebuah tim hanya bisa menjadi kuat jika seluruh pemain benar-benar menjadi satu kesatuan."
"Karena itu, kami akan membantu para pemain baru agar bisa cepat beradaptasi dengan suasana tim."
"Jika kekompakan sudah terbentuk, para pemain berkualitas akan mampu menampilkan permainan yang baik di lapangan," tutur Shin Tae-yong.
Sementara itu, Founder akun Instagram @Pemain.keduabelass, Kurnia Aji, menilai Shin Tae-yong memiliki peluang besar memberikan dampak instan bagi Persija.
Menurutnya, pengalaman STY selama lima tahun menangani Timnas Indonesia menjadi modal penting karena ia sudah sangat memahami karakter sepak bola Indonesia.
"Dampak secara instan menurut saya sangat bisa terjadi karena pertama, Shin Tae-yong sudah tahu karakter sepak bola Indonesia," ujar Kurnia Aji kepada Tribunnews.
"Shin Tae-yong sering menonton pertandingan Liga 1. Apalagi dia lima tahun melatih Timnas Indonesia dan mengamati sepak bola Indonesia. Jadi menurut saya dia tidak perlu beradaptasi dalam waktu lama," jelasnya.
Selain itu, banyak pemain Persija yang sebelumnya pernah bekerja sama dengan STY di Timnas Indonesia, seperti Rizky Ridho dan Witan Sulaeman.
Kondisi tersebut diyakini akan mempercepat proses adaptasi terhadap filosofi permainan yang ingin diterapkan Shin Tae-yong.
"Yang kedua, banyak pemain Persija yang sebelumnya pernah dilatih Shin Tae-yong di Timnas, entah di U-23 maupun senior. Jadi tidak perlu adaptasi dalam waktu yang lama," pungkas Kurnia Aji.
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama) (BolaSport.com/Mochamad Hary Prasetya)