Menteri HAM Sampaikan Pidato Wakili Pemerintah RI di HUT Kemerdekaan Prancis
Facundo Chrysnha Pradipha July 15, 2026 01:34 AM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mewakili Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Diplomatik Hari Nasional Republik Prancis (Bastille Day) yang diselenggarakan di Jakarta, Senin (14/7/2026).

Kehadiran Menteri HAM sebagai Guest of Honor menjadi simbol eratnya hubungan persahabatan dan kemitraan strategis antara Indonesia dan Prancis.

Dalam sambutannya, Menteri HAM menyampaikan ucapan selamat kepada pemerintah dan rakyat Republik Prancis atas peringatan Hari Nasional Prancis.

 "Hari Bastille merupakan simbol kuat atas kemerdekaan, nilai-nilai kewargaan, dan semangat demokrasi; prinsip-prinsip yang juga sangat dekat dengan Indonesia. Nilai-nilai bersama inilah yang menjadi penopang utama kemitraan kita," ucap Menteri HAM.

Menteri HAM juga menyampaikan apresiasi kepada Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone, Kedutaan Besar Prancis, komunitas Prancis serta seluruh mitra yang telah berkontribusi memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

Menurutnya, hubungan Indonesia dan Prancis terus berkembang di atas fondasi saling menghormati, saling percaya, dan komitmen bersama untuk menciptakan perdamaian, stabilitas, serta kemakmuran kawasan maupun dunia.

Dalam pidatonya, Menteri HAM menyoroti perkembangan hubungan Indonesia dan Prancis yang  semakin erat dalam beberapa tahun terakhir, khususnya di bidang politik dan keamanan.

Baca juga: Kekerasan di Papua, Menteri HAM Minta Panglima TNI dan Kapolri Kendalikan Anggota di Lapangan

Ia menyebut kunjungan kenegaraan Presiden RI Prabowo ke Prancis pada Mei 2026 serta pertemuan dengan Presiden Emmanuel Macron sebagai tonggak penting dalam peningkatan hubungan kedua negara menuju Kemitraan Strategis Komprehensif.

"Kemitraan ini mencerminkan pendekatan diplomasi yang modern: sebuah pendekatan yang  memadukan kerja sama pertahanan, industri strategis, keamanan maritim, serta ketahanan dalam menghadapi berbagai tantangan global yang terus berkembang. Kemitraan ini dibangun di atas  kepercayaan, saling menghormati, dan visi bersama bagi kawasan Indo-Pasifik yang stabil," tegasnya.

Menutup sambutannya, Menteri HAM mengajak kedua negara untuk terus memperkuat kemitraan yang strategis, dinamis, dan berorientasi ke masa depan.

"Semoga persahabatan antara Indonesia dan Prancis senantiasa berkembang, serta berkontribusi bagi masa depan yang lebih damai, stabil, dan sejahtera bagi kedua bangsa," pesannya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.