Manajer baru Chelsea, Xabi Alonso, menyatakan niatnya untuk membangun timnya di sekitar sosok yang ia sebut sebagai “pemain istimewa”, Cole Palmer. Meskipun tidak masuk dalam skuad Inggris asuhan Thomas Tuchel untuk Piala Dunia yang sedang berlangsung—di mana The Three Lions telah mencapai babak semifinal—Palmer tetap bertekad untuk bersinar. Alonso meyakini bahwa gelandang tersebut memiliki kualitas unik yang dapat membawa The Blues kembali ke papan atas.
Palmer menyaksikan perjuangan tim nasional Inggris dari kejauhan sambil mencatatkan statistik impresif
Saat Tuchel memimpin Inggris menuju semifinal Piala Dunia yang dinanti-nantikan melawan Argentina, Palmer hanya bisa menonton rekan-rekan setimnya di televisi. Gelandang tersebut, yang telah mencatat 14 penampilan dan mencetak dua gol untuk negaranya, secara mengejutkan tidak masuk dalam daftar skuad turnamen tersebut.
Alih-alih larut dalam kekecewaan, Palmer fokus pada latihan pra-musim di bawah arahan Alonso. Dalam wawancara dengan BBC Sport, Alonso menjelaskan rencananya terhadap sang bintang. Sejak bergabung dengan Chelsea dari Manchester City pada September 2023, Palmer telah menjelma menjadi sosok kunci di klub London itu. Ia telah tampil dalam 131 pertandingan, mencetak 54 gol dan memberikan 32 assist selama periode yang mengesankan.
Janji membangun tim di sekitar talenta istimewa
Alonso menunjukkan antusiasme tinggi bekerja sama dengan Palmer selama hari-hari pertama mereka di lapangan latihan. Chelsea mengalami kesulitan pada musim lalu, finis di peringkat ke-10 dan gagal lolos ke kompetisi Eropa. Namun, sang pelatih yakin skuadnya memiliki fondasi kuat untuk dikembangkan. Dengan menjadikan kemampuan unik Palmer sebagai pusat permainan, Alonso berharap dapat memicu revolusi taktik di Stamford Bridge.
“Sejauh ini kami baru bersama selama beberapa hari, dan dia datang dengan semangat serta sikap yang positif. Dia ingin menikmati permainan sepak bola,” ujar Alonso. “Dia adalah pemain istimewa, kelas yang berbeda dengan kualitas berbeda pula. Jika kami membantunya dengan membangun tim di sekelilingnya agar bakatnya dapat bersinar, kami akan lebih dekat dengan kesuksesan. Saya yakin akan hal itu.”
Menavigasi hierarki Stamford Bridge dengan ambisi trofi
Meski Chelsea mengalami kesulitan di kancah domestik dalam beberapa musim terakhir, Palmer telah merasakan sukses di ajang kontinental bersama klub London tersebut dengan memenangkan Conference League musim 2024-25 dan Piala Dunia Antarklub FIFA 2025.
Alonso bertekad menambah koleksi trofi tersebut di bawah struktur olahraga klub yang telah diperbarui. Berbeda dengan pelatih kepala sebelumnya, Alonso diangkat sebagai manajer, memberinya peran kolaboratif yang lebih luas bersama lima direktur olahraga klub. Ia yakin struktur baru ini akan membantu klub merekrut pemain yang tepat untuk mendukung Palmer. Alonso berkomitmen menyelaraskan strategi transfer klub dengan visinya di atas lapangan agar Chelsea kembali bersaing memperebutkan gelar-gelar besar.
Apa langkah selanjutnya bagi The Blues?
Ke depan, Chelsea akan melanjutkan persiapan pra-musim mereka dengan serangkaian laga persahabatan sebelum kompetisi Liga Premier dimulai. Alonso akan fokus merampingkan skuad sambil sepenuhnya menerapkan ide-ide taktisnya yang berpusat pada playmaker utamanya. Para penggemar tentu menantikan apakah kerja sama baru ini dapat membawa The Blues kembali ke empat besar dan meraih trofi lagi.