TRIBUNKALTIM.CO - Warga Kota Samarinda, Kalimantan Timur, diimbau bersiap menghadapi gangguan distribusi air bersih mulai Rabu, 15 Juli 2026.
Perumda Tirta Kencana atau PDAM Samarinda akan melakukan pekerjaan perbaikan pada tube settler di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bendang 1 yang diperkirakan berlangsung selama 21 hari.
Meski pekerjaan berlangsung hampir tiga pekan, PDAM Samarinda menegaskan pelanggan tidak akan mengalami penghentian aliran air secara total selama masa pengerjaan.
Namun, masyarakat di sejumlah wilayah berpotensi mengalami penurunan tekanan air akibat berkurangnya kapasitas produksi dari IPA Bendang 1.
Baca juga: Gangguan Distribusi Air Samarinda Mulai Rabu 15 Juli 2026, Daftar Daerah Terdampak, Apa Mati Air?
Perumda Tirta Kencana menjadwalkan pekerjaan perbaikan tube settler di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bendang 1 dimulai pada Rabu, 15 Juli 2026.
Pekerjaan diperkirakan berlangsung selama 21 hari.
Dengan adanya alat ini, proses pengolahan air menjadi lebih efisien sehingga kualitas air yang diproduksi tetap terjaga.
Selama pekerjaan berlangsung, PDAM Samarinda menyampaikan akan terjadi pengurangan debit produksi air dari IPA Bendang 1.
Pengurangan debit berarti jumlah air yang diproduksi dan dialirkan ke jaringan distribusi menjadi lebih sedikit dibandingkan kondisi normal. Dampaknya, tekanan air menuju rumah pelanggan dapat menurun di beberapa wilayah.
Daftar Wilayah yang Berpotensi Terdampak
Akibat berkurangnya produksi air dari IPA Bendang 1, sejumlah kawasan di Kota Samarinda diperkirakan akan merasakan dampaknya.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi:
Kelurahan Loa Bahu
Jalan M Said
Jalan Revolusi
Jalan Suryanata
Perum Bukit Pinang
Jalan Kampung Pinang
Jalan AW Syahranie
Jalan Solong Durian
Jalan Batu Cermin
Perum Samarinda Residence
Jalan Batu Besaung
Jalan Ring Road Iji
Seluruh wilayah yang mendapat pelayanan dari Booster AW Syahranie dan sekitarnya.
Booster merupakan fasilitas pompa yang berfungsi meningkatkan tekanan air agar distribusi ke wilayah yang lebih tinggi atau lebih jauh tetap berjalan optimal. Apabila debit air dari instalasi utama berkurang, tekanan di wilayah pelayanan booster juga dapat ikut menurun.
Warga Sempat Khawatir Air Mati Selama 21 Hari
Pengumuman mengenai estimasi pekerjaan selama 21 hari sempat memunculkan pertanyaan dari pelanggan.
Sejumlah warga menyampaikan kekhawatiran melalui kolom komentar media sosial Perumda Tirta Kencana. Mereka mempertanyakan apakah pekerjaan tersebut berarti air akan mati selama tiga pekan penuh.
Menanggapi pertanyaan tersebut, pihak PDAM Samarinda memberikan penjelasan bahwa kondisi tersebut tidak akan terjadi.
Dalam balasan resminya, Perumda Tirta Kencana menyampaikan:
"Baik bapak/ibu mohon maaf atas ketidaknyamanannya.
Sekedar informasi mengenai pekerjaan perbaikan tube settler di IPA Bendang 1 yang di laksanakan pada tanggal 15 Juli 2026 dengan estimasi pekerjaan selama 21 hari, untuk aliran air di wilayah terdampak tidak akan mati total selama 21 hari.
Hanya saja akan ada pengurangan debit produksi di IPA Bendang 1.
Serta penurunan tekanan aliran air kerumah-rumah pelanggan yang mengakibatkan aliran air mengecil di beberapa wilayah terutama yang berada di daerah ujung pelayanan serta wilayah perbukitan tinggi.
Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih."
Dampak yang Diperkirakan Terjadi Selama Pekerjaan
Berdasarkan penjelasan Perumda Tirta Kencana, terdapat beberapa dampak yang kemungkinan dirasakan pelanggan selama pekerjaan berlangsung.
Air Tidak Mati Total
PDAM Samarinda memastikan distribusi air tetap berjalan sehingga pelanggan tidak akan mengalami penghentian layanan selama 21 hari penuh.
Debit Produksi Berkurang
Selama proses perbaikan berlangsung, kapasitas produksi IPA Bendang 1 akan menurun sehingga jumlah air yang dialirkan ke jaringan distribusi ikut berkurang.
Tekanan Air Menurun
Berkurangnya produksi menyebabkan tekanan air menuju rumah pelanggan ikut menurun.
Akibatnya, aliran air di sejumlah kawasan dapat menjadi lebih kecil dibandingkan kondisi normal.
Layanan Informasi dan Pengaduan PDAM Samarinda
Perumda Tirta Kencana menyediakan layanan informasi bagi pelanggan yang ingin mengetahui perkembangan pekerjaan maupun menyampaikan pengaduan terkait layanan air bersih.
Pelanggan dapat menghubungi:
Telepon: (0541) 2088100
WhatsApp: 0811553536
Melalui layanan tersebut, pelanggan dapat memperoleh informasi mengenai distribusi air maupun menyampaikan kendala yang dialami selama proses perbaikan berlangsung.